Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Bisa Tingkatan Nilai Perdagangan dan Investasi di Kepulauan Solomon
Oleh : Irawan
Senin | 23-07-2018 | 08:16 WIB
bamsoet_solomon.jpg Honda-Batam
Ketua DPR Bambang Soesatyo menggelar pertemuan dengan Ketua Parlemen Kepulauan Solomon Ajilon Jasper Nasiu

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap kerjasama ekonomi antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Kepulauan Solomon bisa lebih ditingkatkan melalui promosi perdagangan dan peningkatan investasi.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan Indonesia, perdagangan bilateral kedua negara pada tahun 2016 mencapai USD 12.62 juta. Di tahun 2017 mengalami peningkatan sampai menjadi USD 17.11 juta.

"Hal ini memperlihatkan bahwa Indonesia serius dengan upaya peningkatan nilai perdagangan kedua negara. Indonesia ingin berkontribusi terhadap pembangunan di Kepulauan Solomon maupun juga di kawasan pasifik secara keseluruhan," ujar Bamsoet saat bilateral meeting dengan Ketua Parlemen Kepulauan Solomon Ajilon Jasper Nasiu sebelum pembukaan Forum Indonesia - Pacific Parliamentary Partnership (IPPP), di Jakarta, Minggu, (22/07/18).

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Indonesia dalam pergaulan internasional selalu menjaga hubungan baik dengan semua negara dan tidak ingin turut campur dengan urusan dalam negeri negara lain.

Karenanya, dalam membangun hubungan dengan berbagai negara dunia, Indonesia selalu mendasari pada prinsip saling menghormati integritas wilayah dan urusan dalam negeri masing-masing negara.

"Saya yakin kedepannya baik Indonesia maupun Kepulauan Soloman akan tetap selalu menjunjung tinggi prinsip tersebut dalam menjaga hubungan kedua negara. Kita telah menunjukan persahabatan yang erat, terbukti hingga tahun 2018 Indonesia telah menerima 114 orang peserta dari Kepuluan Solomon yang mengikuti 41 pelatihan dan beasiswa," kata Bamsoet.

Ketua Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, Indonesia terus berkomitmen menyediakan lebih banyak program pengembangan kapasitas ke Kepulauan Soloman serta kegiatan lainnya dalam mempromosikan People to People Contact.

"Jangan sampai hubungan erat ini terganggu karena adanya hasutan maupun propaganda dari pihak yang tak ingin melihat kita bergandengan tangan,"ujar Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kepulauan Solomon dalam penyelenggaraan MACFest (Festival Seni dan Budaya Melanesia) di Honiara, Kepulauan Solomon, pada 1-10 Juli 2018.

Indonesia senang bisa bergabung dengan acara ini dan dengan terbuka menerima dukungan persaudaraan yang kuat dari masyarakat Kepulauan Solomon.

"Namun saya juga ingin menegaskan kembali bahwa forum regional tersebut tidak boleh memberikan platform bagi pihak mana pun untuk mendiskreditkan negara lain dengan menggunakan isu pelanggaran hak asasi manusia," pungkas Bamsoet.

Ketua DPR RI akan membuka secara resmi forum Indonesia - Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) pada Senin (23/07/18). Forum IPPP dibuat oleh DPR RI sebagai langkah diplomasi parlemen dalam memperkuat kerjasama Indonesia dengan berbagai negara kawasan Pasifik.

Editor: Surya