Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mahfud MD Sebut Semua Partai Ada Setannya, Tak Seperti Klaim Amien Rais
Oleh : Redaksi
Minggu | 22-04-2018 | 16:04 WIB
Mahfud-MD2.jpg Honda-Batam
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD berkomentar terkait polemik partai Allah dan partai setan yang sempat diutarakan Amien Rais beberapa waktu ini. Menurutnya, di dunia ini hanya ada partai manusia.

Hal itu ditegaskan Mahfud usai menyeleksi bakal calon anggota legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta, hari ini, Minggu (22/4/2018).

"Saya berharap partai ini (PSI) jadi partai manusia, bukan partai Allah dan bukan partai setan. Jadi, partai manusia saja lah bukan partai Allah. Enggak ada itu," kata Mahfud di DPP PSI, Jakarta.

Dia menjelaskan kalau partai Allah, maka maha suci. Sehingga tak ada dosa sama sekali. Ia pun mempertanyakan mana ada partai Allah.

"Tapi partai setan juga, semua partai ada setannya. Paling tidak kalau perilaku korupsi itu dianggap perilaku setan, ya semua partai kan ada setannya. Termasuk partai apa, pak siapa lagi itu. Jadi ini partai manusia saja yang manusiawi dan Indonesiawi," kata Mahfud.

Ia menambahkan, dalam konsep teologi, setan selalu berbuat jelek, sementara Allah selalu berbuat baik. Ia mempertanyakan mana partai yang selalu berbuat baik. Sebab pasti selalu ada unsur-unsur setannya.

"Karena misalnya PKS, PAN, Gerindra, apalagi? Itu kan ada koruptornya di penjara sekarang, kita kan hapal nama-nama dari mereka. Itu kan unsur setan juga ya kan. Partai yang lain juga ada orang-orang baiknya juga, ada koruptornya juga, karena kita jadi partai manusia saja lah," kata Mahfud.

Meskipun bukan anggota, Mahfud ingin agar PSI menjadi darah baru dan partai manusia. Sebab manusia memiliki hati nurani untuk mendorong ke kebaikan.

"Bahwa ada godaan-godaan, di dalam perjalanan itu yang harus dilawan," kata Mahfud.

Partai Allah dan partai setan pertama kali disampaikan Amien Rais. Dalam ceramahnya di sebuah masjid di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat, 13 April 2018 lalu, pendiri PAN itu menyebut kelompok dari partai-partai politik di Indonesia. Amien menyebut ada 'Partai Allah' dan 'Partai Setan'.

Dalam narasinya, Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 itu mengajak jemaah saat itu bergabung dengan kekuatan partai dan kelompok-kelompok yang membela agama Allah (hizballah). Amien menyebut nama PAN, PKS dan Gerindra, dalam jajaran 'Partai Allah', untuk melawan hizbu syaithan (Partai Setan).

Siapa kubu partai setan? Amien diplomatis. Ia hanya menyebut orang-orang yang anti-Tuhan, akan bergabung dengan kekuatan partai setan. Mereka kata Amien, adalah orang yang merugi dunia akherat. Di sisi lain, Ia menyebut orang yang berada di kubu partai Allah akan memenangkan perjuangan.

Sumber: Viva.co,id

Editor: Surya