Dua Hari Berturut-turut Terjadi Penjambretan di Lahan Kosong Samping SP Plaza
Oleh : CR-14
Senin | 13-03-2017 | 18:50 WIB
lahan-kososng-SP-Plaza.gif

Lahan kosong SP Plaza yang kerap dijadikan lokasi kriminalitas penjambretan dan penodongan (Foto: CR-14/ Yosri Nofriadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Lahan kosong samping Sentosa Plaza (SP) awan tindak kriminal. Kasus pemalakan dan penjambretan sering terjadi di wilayah tersebut. Padahal, jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Polsek Sagulung.

Minggu lalu, selama dua hari berturut-turut yakni, Selasa (7/3/2016 dan Rabu (8/3/2017), ada dua laporan yang masuk ke Polsek Sagulung. Korban pertama adalah Fauzi (30), warga Permata Rabayu Blok B nomor 18, Sagulung.

Informasi yang didapat di lapangan, korban yang saat itu sedang mengendarai satu unit sepeda motor berboncengan dengan temannya, Andre. Sekitar pukul 17.00 WIB, mereka melintasi lahan kosong di samping SP Plaza.

"Dia dipepet sama pelaku dan langsung ditodong pisau," ujar sumber di kepolisian.

Dua orang yang menjadi korban, dipaksa untuk mengikuti pelaku yang diduga lebih dari satu orang. Korban digiring ke kawasan Nusa Batam, Sagulung. Di sana harta benda ke dua korban dirampas. Hapenya diambil.

"Kejadiannya hari Jumat (3/3/2017 sore, tapi baru dilaporkan pada Selasa (7/3/2017 malam," katanya lagi.

Baru menerima laporan pada malam harinya, esok paginya, Rabu (8/3/2017), satu seorang wanita kembali menjadi korban.

Firda Marlinda (20) warga Kavling Kamboja Blok R nomor 70, saat itu sedang lari pagi sambil mendengarkan musik yang disambung dengan handset dan memegang Handphone merek Himex M1.

"Saya lari di sisi kiri. Di depan saya ada juga dua orang yang jogging waktu itu," ujar Firda saat dihubungi, Senin (12/3/2017).

Firda tidak menyadari ada orang yang telah mengintainya. Tiba-tiba, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam memepetnya dan langsung menyambar handphone miliknya, dengan spontan Frida langsung berteriak untuk minta tolong.

Pengguna jalan yang mendengar dan melihat kejadian tersebut langsung ikut mengejar pelaku. Namun pelaku sudah terlalu jauh untuk dikejar. Akibat kejadian tersebut, Firda mengalami kerugian sekitar Rp1.500.000.

"Pelakunya pakai helm dan jaket warna hitam. Kalau dilihat dari postur tubuhnya, sepertinya sudah bapak-bapak," duganya. Akibat kejadian tersebut Firda mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1.500.000.

Kasus tindak pidana di lokasi lahan kosong SP Plaza ini memang kerap terjadi. Pada malam hari, kasus pemalakan dan penodongan juga kerap terjadi.

"Biasanya yang jadi korban orang-orang pacaran," ungkap seorang sekuriti kawasan SP Plaza.

Sementara itu, Kanit Sagulung Ipda Abib membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kita sedang lidik,"  jawabnya singkat.

Editor: Udin