1 Berada di RS Mersing Johor Malaysia

Tim DVI Berhasil Identifikasi 4 Jenazah Terduga Korban Kapal TKI Karam di Malaysia
Oleh : Hadli
Rabu | 01-02-2017 | 20:02 WIB
Wakapolda-3.gif

Waka Polda Kepri, Brigjen Pol Didi Haryono, menggelar rilis di RS Bhayangkara di Batam, Rabu (01/02/2017) sore. (Foto: Hadli)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri pada Rabu (01/02/2017) kembali mengindentifikasi jenazah sebanyak empat korban terduga TKI yang menaiki kapal cepat secara ilegal yang karam di Malaysia.

"Di mana satu korban jenazahnya berada di Rumah Sakit Mersing Johor, Malaysia yang teridentifikasi dari data antena mortem (AM) dari DVI Polda Kepri," kata Waka Polda Kepri, Brigjen Pol Didi Haryono, dalam rilisnya di RS Bhayangkara di Batubesar, Batam, Rabu (2/1/2017) sore.

Dijelaskan, jenazah nomor 004 teridentifikasi sebagai Saifur Rohman (37), jenis kelamin laki-laki alamat Sukodono RT004/RW002, Desa Sukodono Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jatim. Berdasarkan data Dental Medis Properti terindentifikasi melalui Kamaliayah, keponakan korban.

Kedua, jenazah nomor 008 terindentifikasi atas nama Wassalam (36) laki-laki, alamat Desa Puten Barat, Kecamatan Ketaoang, Kabupaten Sampang Madura, Jatim, terindentifikasi melalui data Dental melalui Sitimah, istri korban.

Selanjutnya, jenazah nomor 018 teridentifikasi atas nama Imam Mubarok (32), laki-laki alamat RT003/RW009, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro Kamongan, Jatim, teridentifikasi melalui medis properti dental dari Anisaul adik, korban.

Terakhir jenazah berlabel Anti Mortem (AM) 005 terindentifikasi atas nama Cicik Lailatul Fajriyah (32) perempuan alamat Dusun Tangkil RT001/RW001, Kecamatan Keraton, Kabupaten Pasuruan, Jatim, terindentifikasi melalui data properti Fotograf melalui Dewi adik korban. Jenazah di RS Mersing Johor Malaysia.

Sebelumnya, Waka Polda Kepri Brigjen Pol Didi Haryono menyampaikan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah menerima kembali dua jenazah yang ditemukan di perairan Bintan dan Pulau Galang Batam pada Selasa (31/01/2017).

"Jadi jumlah yang sudah jenazah yang ditanggapi DVI di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri sebanyak 20 jenazah terdiri dari 17 jenazah laki-laki dan tiga jenazah perempuan," ujarnya saat menggelar rilis di RS Bhayangkara di Batam, Rabu (01/02/2017) sore.

Didi menjelaskan, data yang diperoleh dari Konsulat Jenderal Indonesia di Malaysia telah ditemukan 33 korban di perairan Mersing, Johor, yang terdiri dari 8 korban dalam keadaan selamat dan 25 korban meninggal.

"Total korban yang telah ditemukan di perairan Kepulauan Riau dan perairan Johor sebanyak 53 korban," terangnya.

Editor: Udin