Petugas DKP Dituding Pilih-pilih Angkut Sampah
Oleh : Harun al Rasyid
Senin | 02-05-2016 | 14:12 WIB
sampah-batuaji-baru.jpg

Tumpukan sampah di salah wilayah kawasan Batuaji. (Foto: Harun al Rasyid)

BATAMTODAY.COM, Batam - Bagi para pemulung yang hendak mencari barang bekas di Perumahan Marina Raya Batuaji jangan harap mendapatkan "hasil buruan". Pasalnya, barang-barang bekas yang menjadi jatahnya seperti kaleng bekas, besi, kardus dan lain-lain sudah diembat petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam.

Pemandangan seperti ini kerap kali terjadi di perumahan yang berada di depan Pertokoan Marlion Batuaji. Menurut Rudi, salah satu warga sekitar, beberapa kali petugas DKP datang hanya mengambil sampah yang identik diminati pemulung. Padahal, banyak sampah rumah tangga yang berserakan dan itu hanya dilihat saja lalu berlalu.

"Kalau tak gitu, sampah yang di dalam bin kontainer saja yang dibawa, yang lain tidak diangkut," kata Rudi, Minggu (1/5/2016).

Rudi menyayangkan cara petugas yang terkesan pilih kasih dalam mengangkut sampah tersebut. Apalagi kata dia, di dalam bin kontener juga belum penuh, sementara sampah lainnya masih berserakan di sampingnya. "Kenapa tak sekalian diambil kan belum penuh bak itu," ujarnya.

Santi, salah satu pemulung yang biasa mencari barang bekas mengatakan, apabila tidak mendapatkan kaleng bekas dan kardus, ia bisa mencari barang-barang lain yang luput dari pantauan petugas DKP. "Biarin saja, kita bisa cari yang lain. Rezeki orang sendiri-sendiri," ujar Santi pasrah.

Namun demikian ia berharap kepada petugas DKP agar tidak merampas yang menjadi sumber rejeki mereka. "Kalau mau di ambil-ambil semua saja dengan sampahnya sekalian, jangan hanya kaleng atau kardus," pungkasnya.

Terpisah, Kabid Kebersihan DKP Kota Batam, Yudi Admaja saat di konfirmasi BATAMTODAY.COM membantah bila anak buahnya memilih-milih dalam mengambil sampah. Dikatakanya, karena hari libur sampah tersebut menumpuk dan selama ini selalu diangkut semuanya, termasuk sampah rumah tangga.

"Besok (Senin, 2/5/2016) akan kita bersihkan semuanya. Semuanya di angkut tidak hanya besi atau kaleng bekas saja," ujar Yudi.

Editor: Dodo