Penerbangan Dibatalkan Sepihak, Sembilan Penumpang Lion Air Meradang
Oleh : Hadli
Selasa | 08-03-2016 | 13:24 WIB
Lion Air.jpeg
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Setidaknya sembilan orang calon penumpang Lion dengan berbagai tujuan meradang karena petugas check in maskapai tersebut membatalkan penerbangan mereka. 

"Penerbangan kami dibatalkan sepihak oleh petugas Lion," kata Gamal Purba, salah satu calon penumpang saat ditemui di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Selasa (8/3/2016). 

Para penumpang itu rencananya akan terbang ke Kualanamu, Medan sekitar pukul 09.20 WIB dan Surabaya sekitar pukul 09.30 WIB. Namun pada saat lama mengantri di loket check in Lion Air Group tiba-tiba penerbangan mereka dibatalkan. 

"Katanya kami terlambat. Padahal kami sudah lama mengantri. Saya ada sekitar 35 menit. Tapi petugas Lion itu tidak memperdulikan, tiket kami tetap dibatalkan," tuturnya kembali yang diamini penumpang lainnya tujuan Nias dan Surabaya. 

Lambatnya proses check in, tambahnya, karena adanya calon penumpang lain di depan mereka yang berdebat dengan petugas Lion karena barang bawaan calon penumpang tersebut melebihi kapasitas yang ditentukan. 

"Terjadi perdebatan yang lama calon penumpang itu dengan petugas Lion, karena calon penumpang itu harus membayar kelebihan barang (bagasi) antara Rp720 ribu hingga Rp1,5 juta. Barang bawannya ada 6 paket besar katanya dia pindah. Lantas kami yang dirugikan," ujarnya menjelaskan. 

Katanya beberapa calon penumpang itu melakukan protes, karena penerbangan mereka dibatalkan bukan karena kesalahan dari calon penumpang. Meski terjadi perdebatan, namun tetap saja tidak dihiraukan petugas Lion tersebut. 

"Bukannya kami diberikan solusi untuk menerbangan berikutnya, malah kami disuruh mengambil uang 10 persen dari harga tiket. Ambillah sama mereka (Lion air) uang saya itu, saya tidak butuh," katanya kembali. 

Sementara, Dwi selaku petugas konter Lion Air yang dikonfirmasi mengatakan, setelah dicek ke konter check in atas laporan Gamal Purba, calon penumpang Lion tujuan Kualanamu terlambat check in 10 menit. 

"Bapak itu memberikan nomor kode bookingnya di konter check in pukul 09.00 WIB, sementara pesawat dengan kode penerbangan ke Kualanamu JT 956 terbang pukul 09.20 WIB. Sesuai peraturan minimal 30 menit sebelum penerbangan sudah check in," ujarnya.

Ia mengatakan, ada lima konter check in Lion Air. Sebelum batas akhir check in penumpang tujuan Kualanamu sudah dipanggil agar dapat melakukan check in di konter sebelah milik Lion Air. Namun tidak ada yang melakukan hal itu sehingga ditutup. 

"Petugas check in kami sudah memanggil untuk tujun Kualanamu. Tapi tidak ada yang check in termasuk Bapak Purba sampai batas waktu habis," tuturnya. 

Editor: Dodo