Wartawan BCN TV Batam Dihajar Preman Sagulung
Oleh : Harun al Rasyid
Jum'at | 25-12-2015 | 15:24 WIB
IMG_20151225_122506.jpg
Danna, Wartawan BCN TV dengan luka lebam pada pelipis wajah, saat melakukan visum di RSUD Embung Fatimah (Foto : Harun al Rasyid)

BATAMTODAY.COM, Batam - Nasib naas menimpa Pradanna Putra Tampi (23), wartawan BCN TV Batam. Berniat ingin menghabiskan malam Natal di Taman Tunas Regency Sagulung, malah berakhir dengan luka memar akibat dikeroyok sejumlah preman, Kamis (24/12/2015) sekitar pukul 21.30 WIB.

Danna, demikian panggilan jurnalis BCN TV itu menunjukan luka lebam dipelipis bagian kanan saat ditemui BATAMTODAY.COM, di RSUD Embung Fatimah Jum'at (25/12/2015). Luka itu akibat tendangan kaki dan hantaman 'bogem mentah' preman di Sagulung.

Pengeroyokan itu berawal ketika Danna bersama temannya wanitanya, Mairiyanda 'dipalak' dua orang Anak Baru Gede (ABG). Kedua ABG tersebut menghampiri korban dan meminta sejumlah uang tambahan untuk membeli minum-minuman keras. "Mereka malak saya. Saya bilang, preman ya?, terus mereka pergi," kisahnya.

Selang beberapa menit, kedua ABG tersebut kembali dengan sekitar belasan kawannya. Sejurus kemudian, kepala korban ditendang dari belakang. Korban yang sudah tersungkur, dihantam dengan pukulan tangan oleh para preman itu.

Tak sampai disitu, ketika korban sudah berdiri, masih juga diberikan 'bogeman mentah' secara bertubi-tubi. Sedangkan Danna tidak bisa mengendalikan maupun membalas pukulan para preman itu.

Bahkan, ketika salah satu diantara mereka mengeluarkan pisau untuk mengancam, Danna hanya terdiam seribu bahasa.

"Banyak orang yang datang, tapi yang mukul lima orang, semuanya orang dewasa. Ada yang bawa pisau juga. Saya gak balas karena saya bawa cewek, jadi saya lindungi aja dia," ujarnya.

Hingga saat ini, korban masih melakukan visum di RSUD Embung Fatimah sebagai bukti penyidikan kepolisian.


Editor : Udin