Salah Tangkap, Penyidik Polda Kepri Lepaskan Wz
Oleh : Hadli
Senin | 26-10-2015 | 16:58 WIB
Menuntut_Penjelasan_Pembunuhan_By_Hadli.jpg

BATAMTODAY.COM, Batam - Polda Kepri hingga hari ini terus berusaha keras membongkar kasus pembunuhan beruntun di Batam. Untuk itu, Polda Kepri kini memasang kewaspadaan tingat tinggi. Akibatnya, seorang warga Tanjunguncang Batam, berinisial Wz sempat menjalani pemeriksaan di tengah pengungkapan itu.

"Iya, tim kami ada mengamankan seorang pengendara motor matic beberapa waktu lalu. Kejadiannya, Sabtu, 17 October 2015, pengendara tersebut ‎menghentikan motor seorang ibu-ibu saat di jalan raya sekitar Batuaji," ujar Direktur Rreskrimum Polda Kepri Kombes Adi Karya Tobing, Senin (26/10/2015). 

Melihat kejadian itu, tambahnya, polisi yang melintas menghampiri pengendara matic dan ibu-ibu tersebut dengan melanjutkan proses penyelidikan dan pengambilan DNA. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan, sang pengendara langsung dibebaskan, karena kurang bukti," ujarnya kembali. 

Adi menambahkan, pihaknya akan menyelidiki sekecil apapun informasi yang diperoleh. Apalagi, informasi itu ada kemiripan dengan terduga pelaku, seperti motor matic, jaket dan ciri - ciri. 

"Bila ada hasil penyelidikan dalam memeriksa dan temuan kurang kuat, maka penyidik akan melepaskan. Kami minta maaf jika ada kesalahan pemeriksaan," paparnya. 

Pantauan di Mapolda Kepri, sekitar 30 orang mendatangi Direktorat Reserse Umum Mapolda Kepri. Mereka meminta penjelasan mengenai status kerabatnya, Wz yang diperiksa terkait dugaan pelaku pembunuhan yang sudah meresahkan Kota Batam. 

Anto Duha, selaku orang yang ditokohkan mengatakan, masyarakat berharap agar polisi beraksi sesuai prosedur menjadi polisi profesional.

"Kami sudah lakukan pertemuan dengan pimpinan polisi. Permintaan maaf kami terima dan polisi berjanji akan meminta keterangan penyidik yang memeriksa keluarga kami," paparnya.

Editor: Dardani