ISPU Batam Hari Ini di Level 249 PSI
Oleh : Ahmad Rohmadi/Hadli
Rabu | 30-09-2015 | 13:10 WIB
kabut-asap-wtb.jpg

BATAMTODAY.COM, Batam - Kondisi udara pada Rabu (30/9/2015) pagi hingga pukul 11.00 WIB kembali naik dari level 'tidak sehat' menjadi 'berbahaya' akibat kabut asap kebakaran hutan wilayah yang masih melanda Sumatera daratan.

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam mencatat pada Selasa (29/9/2015) pukul 18.00 WIB nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Batam sebesar 164 PSI. 

"ISPU hingga pukul 11.00 WIB pada Rabu hari kembali naik 249 SI," kata Kepala Bapedal Kota Batam, Dendi Purnomo. 

Nilai ISPU 200 sampai dengan 300 SI, merupakan tingkat yang sudah berbahaya. Artinya, akibat kabut asap kebakaran hutan wilayah Sumatera yang berdampak hingga di Batam sudah tidak layak dihirup bagi kesehatan. 

Orang tua, guru pendidik diharapkan mengawasi anak-anak agar mengurangi masa bermain di luar ruangan. Termasuk juga kepada masyarakat luas diimbau agar mengurangi aktifitas di luar serta selalalu menggunakan masker untuk menjaga kesehatan.

Libur Sekolah Masih Dikoordinasikan
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Rudi mengatakan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam bersama Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) masih berkoordinasi terkait dampak dari asap tersebut bagi kesehatan anak sekolah.

"Memang sudah ada imbauan dari Provinsi, semuanya diserahkan ke daerah masing-masing," kata Rudi, Rabu (30/9/2015).

Disinggung apakah Pemko Batam akan meliburkan siswa, Rudi katakan belum bisa bisa memastikan karena melihat ISPU di Batam yang tidak menentu kadang naik dan turun.

Namun saat ini ia katakan yang menjadi prioritas utama yaitu para siswa di TK dan PAUD karena melihat usianya yang masih kecil dan rentan.

"Disdik sudah mengajukan, tinggal nunggu keputusan Pak Wali (Ahmad Dahlan). Sekarang lagi rapat Disdik sama Bapedalda," katanya

Editor: Dodo