Jelang Lebaran, Sarang Ketupat dan Janur Laris Manis di Pasar SP Plaza Sagulung
Oleh : Redaksi
Senin | 03-06-2019 | 16:04 WIB
pedagang-ketupat1.jpg
Salah satu pedagang ketupat di Pasar SP Plaza, Sagulung. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Menjelang perayaan lebaran Idul Fitri 1440 H, Janur dan ketupat yang masih kosong atau dikenal juga dengan kupat, laris manis diperjual belikan dipasaran. Banyak warga yang yang berburu benda yang telah menjadi ikon perayaan hari besar umat Islam tersebut.

Pantauan BATAMTODAY.COM di pasar Sentosa Perdana (SP) Plaza pada Senin (3/6/2019), terlihat banyak warga memadati pasar basah tersebut. Banyak dari mereka membawa beberapa renteng ketupat kosong yang sedang banjir di pasaran.

Liza, salah seorang pembeli mengatakan, ketupat telah menjadi sejenis tradisi di keluarga mereka. Baginya tak akan terasa nuansa lebaran kalau tidak ada hidangan ketupat yang nanti dipandukan dengan opor ayam.

"Lebaran, ya ketupat ini menjadi bagian dari tradisi keluarga kami juga. Bahkan di depan pintu rumah ada aksesoris yang kita gantung menyerupai ketupat," terang Liza.

Sementara itu pantauan BATAMTODAY.COM perihal harga ketupat kosong tersebut rata-rata kisaran Rp 8.000, baik ukuran besar maupun kecil.

"Ketupat kosong ini Rp8000/rantangnya dengan jumlah 10 ketupat, kalau yang kecil harga sama, isi 20 ketupat/rantang," terang Sulaiman (21) pedagang yang berjualan di SP Plaza.

Ia mengatakan sejauh ini lumayan banyak pengunjung yang membeli ketupat ke lapaknya. Dalam sehari hampir dari 10 ribu ikat yang dibawa ke pasar, bisa dikatakan hampir ludes semua dibeli konsumen.

Sementara itu selain menjual ketupat, beberapa pedagang juga turut menjual janur (daun kelapa yang masih kuning). Namun tidak semua warga yang datang memilih membeli janur, karena tidak semua orang bisa membuatnya menjadi ketupat.

"Untuk janur juga cukup menjanjikan, namun hanya yang tertentu saja yang membeli, karena gak semua orang pandai membuatnya. Saya ambil daun dari pulau buluh. Saya jual harga 5.000/ikat," terang Yeni pedagang ketupat yang berjualan di pasar basah Aviari, Batuaji.

Beberapa pedagang yang berjualan ketupat dan janur, pada umumnya banyak pedagang musiman. Seperti Sulaiman yang berjualan di SP Plaza, aslinya dia bekerja sebagai teknisi di PT. Agma Jaya.

"Lagi cuti lebaran mas, jadi saya jualan ketupat sama janur sekalian. Lumayan juga untungnya." pungkas Sulaiman.

Editor: Yudha