Tolak Isu People Power, Nyat Kadir: Tak Ada Alasan Ikuti Pergerakan Itu
Oleh : Romi Chandra
Selasa | 14-05-2019 | 19:57 WIB
nyat-k.jpg
Ketua LAM Batam, Nyat Kadir. (Foto: Romi Chandra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Nyat Kadir, menolak dengan tegas adanya gerakan 'people power'. Apalagi, gerakan ini sampai masuk dan mempengaruhi masyarakat Batam.

"Sebagai Ketua LAM Kota Batam, saya menolak dengan tegas dan keras terhadap pergerakan isu people power ini. Saya juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut dan tidak terpengaruh dengan isu tersebut," tegas Nyat Kadir, Selasa (14/5/2019).

Menurut Nyat Kadir, masyarakat Batam sendiri akan menolak isu tersebut. Sebab, tidak ada alasan untuk ikut menyuarakannya.

Ditambahkan, pergerakan ini lahir sebagai bentuk kekecewaan pada KPU dan Bawaslu atas penyelenggaran Pemilu serentak. Untuk Batam dan Kepri, apa yang mau dikecewakan.

"Semua tahapan dan proses dilakukan secara terbuka. Meski adanya masalah, tetapi bisa diselesaikan dengan baik dan lancar," ujar Nyat Kadir.

"Mulai dari pencoblosan hingga penghitungan tingkat PPS, PPK dan KPU disaksikan masyasakat dan terbuka. Sehingga, tidak ada alasan untuk kecewa pada KPU dan Bawaslu, sehingga tidak ada juga alasan masyarakat terpengaruh dengan isu ini," timpalnya.

Sejauh ini, dia melihat situasi di Batam berjalan kondusif. Bahkan adanya isu itu tampak bahwa masyarakat tidak peduli. Apalagi, sejauh aparat penegak hukum, baik Polri maupun TNI merespon dengan cepat sekecil apapun gejolak di Batam.

Namun, Nyat Kadir juga tidak menampik, maraknya pemberitaan dan isu yang terus ada di media sosial, bukan tidak mungkin juga masyarakat bisa terpengaruh. "Kita juga harus tetap waspada, karena isu tersebut terus dibumingkan. Namu nisaya percaya, masyarakat Batam adalah orang cerdas, sehingga tidak mudah terpengaruh," katanya.

Editor: Gokli