Peresmian Bandara Letung Terkendala Pembebasan Lahan
Oleh : Fredy Silalahi
Jum'at | 19-05-2017 | 10:03 WIB
bandara-Letung1.gif
Peletakan batu pertama pembangunan Bandara Letung (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Pembebasan lahan penambahan runway Bandara Letung belum selesai. Pasalnya belum ada pemilik lahan yang menemui Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Sejak 29 April lalu, kami sudah menempelkan surat pemberitahun di desa wilayah Jemaja dan sekretariat Pemkab Anambas. Agar pemilik lahan segera menemui kami guna memberitahu luas lahan yang dimilikinya. Surat pemberitahuan itu berlaku 14 hari atau akan berakhir hari ini, Kamis (18/5/2017), tetapi belum ada masyarakat yang menemui kami," ujar Sekretaris Dishub LH, Zulkarnain, Kamis (18/5/2017).

Ia menambahkan, meski belum ada masyarakat yang mengklaim lahan, pembebasan lahan guna penambahan runway sepanjang 220 meter tidak akan berhenti.

"Saat ini penambahan runway 220 meter masih berjalan. Meski belum ada masyarakat yang datang guna memberitahu lahan miliknya, kami akan menitipkan uang ganti rugi di pengadilan," kata dia.

Sementara mengenai penetapan harga tanah, lanjut Zul, pihaknya juga sedang berkoordinasi untuk mendatangkan tim apraisal, dan akan mengundang Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Untuk mengukur luas lahan 3 hektar kami bekerjasama dengan BPN. Nanti harga lahannya akan ditentukan tim apraisal. Di situ uang ganti rugi lahan akan dititipkan kepada pengadilan," jelasnya.

Seperti diketahui, saat ini panjang runway Bandara Letung masih berkisar 1.380 meter. Apabila penambahan runway 220 meter selesai, maka panjang runway masih 1.600 meter.

Saat ini, Bandara Letung sudah dioperasikan untuk maskapai Susi Air dengan total sheat 15 penumpang.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Gubernur Provinsi Kepri geram atas fakta di lapangan, di mana runway belum selesai. Sementara laporan Kasatpel Bandara Letung selalu aman.

"Selama ini laporan aman-aman saja. Tetapi tidak sesuai dengan yang ada pada saat ini. Kalau begini, saya tidak merestui Bandara Letung diresmikan. Harus selesai total baru diresmikan," ujar Nurdin Basirun, saat meninjau Bandara Latung beberapa waktu lalu.

Editor: Gokli