Minim Transportasi, Penumpang Anambas Harus ke Natuna Menuju Tanjungpinang
Oleh : Fredy Silalahi
Rabu | 07-02-2018 | 19:26 WIB
keberangkatan-km-bukit-raya-dari-pelabuhan-tarempa.jpg
Naik turun penumpang di Pelabuhan Tarempa, Anambas (Foto: Fredy Silalahi)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kesulitan berangkat ke luar daerah dengan agenda menghadiri rapat yang diundang oleh Pemprov Kepri. Hal ini akibat minimnya transportasi dari dan menuju Anambas.

Bukan malah dekat, namun justru semakin jauh harus ditempuh para penumpang untuk mencapai tujuan.

"Kita ada undangan dari Pemprov Kepri melakukan rapat. Namun kita terkendala transportasi?. Mau tidak mau, kita harus ke Natuna dulu menggunakan KM Bukit Raya dan dari Natuna menggunakan pesawat menuju Tanjungpinang," ujar Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Perencanaan Daerah Anambas, Augus Raja Unggul, Selasa malam (6/2/2018).

Minimnya transportasi Anambas-Tanjungpinang juga membuat kewalahan pasien Puskesmas Siantan yang harus dirujuk. Salah satu pasien penderita muntah darah harus dirujuk ke Tanjungpinang untuk memperoleh penanganan serius oleh medis.

"Keadaan sangat darurat, mau tidak mau kita harus menggunakan KM Bukit Raya menuju Natuna dan dari Natuna menggunakan pesawat menuju Tanjungpinang," ujar Riko saat mendampingi saudaranya ?yang sedang mengidap muntah darah.

Seperti diketahui, fery cepat Tanjungpinang-Anambas belum berani berlayar dengan pertimbangan cuaca. Di mana gelombang mencapai ketinggian 3 meter diikuti angin dengan kecepatan 5 hingga 40 Km/jam.

Sementara, pesawat Express Air juga belum beroperasi dengan pertimbangan cuaca belum kondusif dan adanya kerusakan mesin.

Editor: Udin