Karyawan PT Pelindo Merine Sagulung Tewas Tersengat Listrik
Oleh : Yosri Nofriadi
Minggu | 17-09-2017 | 14:30 WIB
Polsek_periksa_saksi.gif
Petugas dari Polsek Sagulung tengah memeriksa saksi-saksi terkait meninggalnya Yogi Nofrianto dalam kecelakaan kerja di PT Pelindo Merine (Foto: Yosri Nofriadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Yogi Nofrianto (24) karyawan PT Pelindo Merine, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Sagulung ditemukan tewas saat tengah bekerja, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pria asal Padang, Sumatera Barat itu tewas setelah tersengat listrik dan terpental beberapa meter saat melakukan pekerjaan di kapal milik Basarnas ditempat kerjanya itu.

Korban sempat ditolong oleh karyawan lainnya dan dibawa ke rumah sakit RSUD Embung Fatimah , namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto mengatakan, kecelakaan kerja tersebut terjadi pada saat korban melakukan pengerjaan di tangki lambung kapal milik Basarnas di PT Pelindo Merine dengan menggunakan mesin gerinda."Saat itu korban mau mengerinda dinding tangki lambung kapal, tiba-tiba saja dia terpental dan jatuh akibat kesetrum listrik," ujar Hendrianto, Minggu 17/9/2017).

Ketika kejadian itu, kata Hendrianto, diketahui ada kabel mesin gerinda yang berada didalam tangki lambung terkelupas serta menempel ke dinding tangki tersebut, hingga korban pun langsung terpental ketika memegang lambung kapal yang dikerjakanya itu.

"Ketika korban mengerjakan tangki kapal itu. Dia memegang lambung kapal, sementara tangki digenagi air dan kabel menempel dinding tengki. Mungkin itu yang menyebabkan dia kesetrum," ujar Hendrianto lagi.

Atas kejadian itu pihak kepolisian menduga jika petugas safety (keamanan) perusahaan yang mengamankan tidak maksimal mengawasi para pekerja. Menurut Hendrianto , petugas safety seharusnya memastikan kapal yang akan dikerjakan harus steril. Safety juga harus turun kelokasi yang dikerjakan untuk memastikan ruangan bersih dari segala sesuatu yang akan menyebabkan bahaya.

"Dari pemeriksaan saksi -saksi sementara, korban saat melakukan pekerjaan tidak menggunakan perlengkapan safety seperti masker, sarung tangan dan body harnes," ujar Hendrianto lagi.

Untuk memperjelas penyebab kematian karyawan PT Pelindo Merine itu polisi sudah memasang police line di area kapal. Selain itu polisi juga akan memeriksa saksi-saksi dari pihak perusahaan.

"Kasus ini masih dilakukan pendalaman. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Selanjutnya kita akan minta dari pihak perusahaan," ujar Hendrianto.

Editor: Surya


BNN-KEPRI