Satu Lagi Korban Kapal Tabrakan di Selat Singapura Ditemukan Tak Bernyawa
Oleh : Hadli
Kamis | 14-09-2017 | 12:50 WIB
Laporan-Laka-Singapura11.gif
Laporan kejadian tabrakan kapal MT Kartika Segara dan JBB De Rong di Selat Singapura. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigisdian mengatakan, satu lagi korban tabrakan kapal di Selat Singapura ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Kemarin ditemukan lagi korban. Total sudah tiga mayat ditemukan oleh pihak Singapura," kata Kapolda usai MoU pengamanan dengan Pegadaian di Harmoni One Hotel, Kamis (14/9/2017).

Pada Rabu (13/9/2017) sekira pukul 00.45 WIB dini hari, terjadi tabrakan kapal di selat Singapura antara MT Kartika Segara dan JBB De Rong. Dari peristiwa naas tersebut lima orang anak buah kapal dilaporkan hilang.

"Arah arus dan angin sekarang ke Singapura, jadi diperkirakan korban hanyut di ke sana," kata Kapolda kembali.

Dua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Kedua korban ditemukan di dalam kapal JBB De Rong 19 sekitar pukul 14.04 Wib siang setelah kejadian, dan sudah dievakuasi ke kantor police costguard Singapura.

Demikian hal itu diungkap Kepala Bagian Operasi Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban, Sugeng Riyono, kepada BATAMTODAY.COM, Rabu (13/9/2017) sore.

"Desi Susanti, kapten KN Sarotama P-112 yang terjun langsung ke lokasi kejadian tubrukan kapal, melaporkan sudah ditemukan sebanyak dua korban dari dalam kapal," ungkap Sugeng.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI