Tabrakan Kapal di Selat Singapura, PPLP Tanjunguban Terjunkan KN Sarotama
Oleh : Harjo
Rabu | 13-09-2017 | 12:50 WIB
Sugeng-KPLP-Uban1.gif
Sugeng Riyono, Kepala Bagian Operasi PPLP Tanjunguban. (Foto: istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Insiden tabrakan antar kapal tanker Kartika Segara berbendera Indonesia dengan kapal keruk JBB De Rong 19 berbendera Dominica, Rabu (13/9/2017) pukul 11:00 wib di selat Singapura, Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban, sudah memberangkatkan KN Sarotama ke lokasi kejadian.

"Setelah menerima informasi terjadinya tabrakan kapal di selat Singapura, kapal KN Sarotama sudah berangkat ke lokasi. Untuk memastikan dan memberikan pertolongan," ungkap Sugeng Riyono, Kepala Bagian Operasi PPLP Tanjunguban kepada BATAMTODAY.COM, Rabu (13/9/2017).

"Sampai saat ini, kita masih menunggu laporan lebih lanjut dari lokasi kejadian. Termasuk dari kapal yang berangkat ke lokasi," tambahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun BATAMTODAY.COM, sebanyak 5 orang ABK masih dalam pencarian akibat kecelakaan kapal tersebut. Dimana kapal keruk JBB De Rong 19 terbalik, sedangkan kapal tanker Kartika Segara rusak pada bagian haluan kanan.

Seperti dilaporkan pihak Cost Guard Singapura insiden terjadi ketika kapal tanker Kartika Segara dalam perjalanan dari Alur Jong hendak masuk kedalam jalur utama dari traffic separation scheme (TSS) untuk selanjutnya bergerak kearah timur, sedangkankapal keruk JBB De Rong 19 sedang di jalaur utama menuju arah barat.

Menurut pengamatan pihak Cost Guard Singapura, insiden terjadi disebabkan dari posisi bersilangan di area yang memang rawan kecelakaan kapal.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI