Rusia Ancam Tembak Pesawat AS yang Terbang di Wilayah Suriah
Oleh : Redaksi
Selasa | 20-06-2017 | 17:03 WIB
jet-ditembak.gif
Sebuah jet F-18 Hornet sedang menembak sebuah sasaran.(Getty/Independent)

BATAMTODAY.COM, Moskwa - Rusia mengancam akan memperlakukan jet-jet tempur Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah udara Suriah sebagai sasaran tembak.

"Semua jenis benda terbang, termasuk pesawat dan drone koalisi yang terdeteksi berada di sisi barat Sungai Efrat akan dilacak sistem pertahanan SAM Rusia sebagai sasaran," demikian Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan resminya.

Ancaman ini dikeluarkan setelah Amerika Serikat menembak jatuh sebuah jet tempur Su-22 milik Suriah yang dituding menyerang pasukan Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang sedang menyerang Kota Raqqa.

Washington mengatakan, jet Su-22 Super Hornet itu menjatuhkan bom di dekat pasukan SDF tetapi Damaskus menegaskan, pesawat itu ditembak jatuh saat melakukan misi melawan ISIS.

Selain mengancam akan menembak jatuh pesawat-pesawat AS, Kemenhan Rusia juga akan memutus jalur komunikasi dengan Amerika.

Amerika, ujar Kemenhan Rusia, tidak menggunakan jalur komunikasi "hotline" itu sebelum menembak jatuh pesawat Suriah.

"Amerika telah gagal untuk menunjukkan iktikad baiknya di bawah kesepakatan yang sudah diteken bersama," demikian Kemenhan Rusia.

"Penembakan pesawat AU Suriah di wilayah udaranya adalah sebuah pelanggaran atas kedaulatan Suriah," tambah Kemenhan Rusia.

"Amerika berulang kali menggelar operasi tempur dengan dalih memerangi terorisme menghadapi angkatan bersenjata sah dari sebuah negara anggota PBB," kata Kemenhan Rusia.

"Hal ini jelas-jelas pelanggaran hukum internasional dan sebuah agresi militer terhadap Republik Arab Suriah," tambah Rusia.

Rusia yang sudah memberikan bantuan serangan udara bagi pasukan pemerintah Suriah sejak 2015 telah meneken kesepakatan dengan AS untuk mencegah insiden antara kedua negara di Suriah.

Sumber: Independent
Editor: Udin 


BNN-KEPRI