PKP

Mulai Besok, MV Blue Sea Jet Rute Batam-Anambas Berhenti Beroperasi
Oleh : CR2
Jum\'at | 14-09-2018 | 16:28 WIB
mv-blue-sea-jet11.jpg honda-batam
MV Blue Sea Jet. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - MV Blue Sea Jet yang menjadi penghubung transportasi laut satu-satunya dari Kota Batam menuju Tarempa akan berhenti beroperasi besok.

MV Blue Sea Jet yang berada di bawah naungan PT Pelayaran Nasional Samudra Tujuh ini belakangan ini menjadi sorotan masyarakat karena mulai Sabtu (15/9/2018) besok MV Blue Sea Jet tidak akan beroprasi kembali.

Dea, salah seorang warga Tarempa yang bekerja di Kota Batam ini mengeluhkan berhentinya MV Blue Sea Jet yang tidak lagi akan beroperasi sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

"Saya jadi bingung kalau seperti ini mau balik ke rumah orang tua (Tarempa) bagaimana," kata Dea saat ditemui Batamtoday.com saat sedang melakukan pemesanan tiket di pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Jumat (14/9/2018).

Dea mengatakan bahwa mahalnya biaya transportasi ke Letung dan Tarempa beberapa bulan yang lalu sudah berhasil diselesaikan dengan masuknya MV Blue Sea Jet di Batam, "Tapi kalau kapal tersebut sudah tidak beroprasi lagi, kami balik kerumah orang tua pakai apa," tutupnya.

Saat berusaha di Konfirmasi, ABK Kapal MV Blue Sea Jet, Doni mengatakan alasan berhenti beroprasinya MV Blue Sea Jet tersebut dikarenakan kapal tersebut tidak memiliki salah satu surat-surat perizinan yang tidak diberitahu detailnya.

"Ya karena kapal ini tidak punya salah satu surat perizinan yang membuat kapal ini beroprasi terakhir Sabtu nanti," kata ABK Kapal MV Blue Sea Jet, Doni saat dikonfirmasi dipelabuhan Telaga Punggur Batam, Selasa (11/9/2018).

Selain itu Doni juga mengatakan pengaruh terbesarnya kapal tersebut berhenti karena omset pendapatan yang kecil bahkan kadang merugi, "Kadang untung tapi kecil, seringnya perusahaan rugi karena pelayaran dari Tarempa ke Batam Sedikit," ujarnya.

Sampai saat dikonfirmasi, Doni menegaskan bahwa kapal MV Blue Sea Jet tersebut akan berhenti beroprasi sampai pada waktu yang belum bisa ditentukan, bahkan ada kemungkinan tidak beroprasi lagi.

"Perusahaan kemarin bilangnya belum tau akan beroprasi kembali, atau benar-benar tidak beroprasi lagi," tutupnya.

Editor: Yudha