Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Partai Gerindra Siap Tampung Rizal Ramli di Pilpres 2019
Oleh : Redaksi
Senin | 18-06-2018 | 09:11 WIB
rizal-ramli1.jpg Honda-Batam
Rizal Ramli. (Kompas Ekonomi)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan partainya siap menampung mantan Menteri Koordianator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli di Partai Gerindra, jika tidak mendapatkan perahu politik menuju Pilpres 2019.

"Bang Rizal itu kan sedang berusaha mencari dukungan, dia juga punya kapasitas dan kapabilitas memimpin. Kalau nanti beliau tidak mendapatkan perahu bisa berjuang bersama-sama Gerindra," ujar Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Masjid At-Tin, Jakarta Timur, pada Ahad, 17 Juni 2018. Namun, Fadli tidak menjelaskan posisi Rizal jika bergabung dengan Gerindra.

Sejak 5 Maret 2018 lalu, Rizal telah mendeklarasikan diri siap maju menjadi capres dalam pemilihan presiden 2019. Rizal juga aktif menemui sejumlah tokoh nasional. Awal Maret lalu, Rizal menemui Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen Senayan. Hari ini, Rizal Ramli kembali bertemu Zulkifli saat melepas rombongan mudik ke Padang di Kompleks Masjid At-Tin, Jakarta Timur pada Ahad, 17 Juni 2018.

Sejumlah agenda politik juga terang-terangan diungkapkan Rizal jika dia terpilih menjadi Presiden di Pilpres 2019. Namun, sampai saat ini Rizal belum memiliki kendaraan politik untuk mencalonkan diri.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan juga enggan menanggapi saat ditanya kemungkinan Rizal Ramli akan maju lewat Partai Amanat Nasional. Zulkifli hanya menekankan bahwa PAN akan memajukan capres dari partai sendiri. "Gudangnya capres kan di PAN," ujar Zulkifli saat ditemui di lokasi yang sama.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, Rizal Ramli pernah menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjajaki kemungkinan mendapatkan kendaraan politik. "Pak Rizal sudah pernah menemui Pak Prabowo. Secara kapasitas dan kapabilitas kan memang beliau ini mumpuni, tapi ada persyaratan ambang batas 20 persen yang masih harus kami pikirkan," ujar Fadli Zon.

Sementara itu, saat ditanya seberapa jauh penjajakan dirinya dengan partai-partai politik, Rizal Ramli enggan menanggapi. "Sudah, sudah ya," kata Rizal sambil berlalu memasuki mobilnya dan keluar dari Masjid At-Tin.

Rizal merupakan Menko Maritim di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hampir setahun menjabat, Rizal Ramli dicopot dan digantikan oleh Luhut Binsar Panjaitan.

Sumber: Tempo.co
Editor: Yudha