PKP

BKIPM Tanjungpinang Luncurkan Penerapan PPK Online
Oleh : Roland Aritonang
Senin | 16-04-2018 | 12:06 WIB
pkk-online.jpg honda-batam
Peluncuran PPK Onlien BKIPM Tanjungpinang disaksikan Pj Wali Kota Tanjungpinang dan sejumlah pejabat lainnya. (Foto: Roland Aritonang)

BATAMTODAY. COM, Tanjungpinang - Balai Karantina Ikan Pengendali dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tanjungpinang meluncurkan penerapan Permohonan dan Pemeriksaan Karantina (PPK) Online kepada seluruh stakeholder di Tanjungpinang. Tujuannya, untuk mewujudkan penyediaan pangan sehat untuk peningkatan gizi masyarakat.

Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza mengharapkan semua stakeholder dapat menggunakan perizinan yang sudah online itu. Selain cepat dan mudah serta membayar sendiri dengan menggunakan sistem online maka akan keluar surat perikanan.

"Konsumsi ikan di Tanjungpinang hampir 52 Kg/hari untuk pusat hanya 36 Kg. Kita cukup tinggi sekali, Batam hanya 20 Ton/hari, makanya produksi perikanan kita masih rendah dibandingkan daerah Terenggano mencapai 1,6 juta Ton/tahun. Padahal wilayah lautnya tidak luas dari pada kita," ungkap Raja Ariza saat menghadiri peluncuran penerapan PPK Online di BKIPM Tanjungpinang, Senin(16/4/2018).

Untuk meningkatkan dan menambah pasokan ikan di Tanjungpinang yaitu dengan cara menambah armada, karena selama ini masih proses penyesuaian, dari proses trawl yang tidak diperbolehkan lagi.

"Mudahan-mudahan kalau armada kita ditambah maka dapat berpengaruh," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor BKIPM Tanjungpinang, Felix Lumbantobing mengatakan, ini pengalihan status dari stasiun menjadi balai, sehingga diharapkan dengan meningkatnya status maka pelayanan untuk stakholder lebih lancar termasuk juga yang selama ini masih konvensional.

"Dengan adanya penerapan PPK Online tidak harus menunggu berlama-lama dan sangat mendukung kegiatan BKIPM Tanjungpinang," katanya.

Dengan adanya PPK Online ini artinya stakholder sudah bisa mengakses dari rumah yang telah memilik akses internet, sehingga salah satunya dapat memperlancar. Mulai dari pendaftaran pengisian data-data sampai ke pembayaran semua sudah menggunakan sistem online.

"Upaya kita untuk menjamin mutu ikan di Tanjungpinang, mulai dari prosesing karena kita mendahulukan inspeksi kepada setiap stakholder," pungkasnya.

Editor: Gokli