Cuaca Buruk, Kapal dari Lingga Tujuan Batam dan Tanjungpinang Gagal Berangkat
Oleh : Bayu Yiyandi
Jum\'at | 12-01-2018 | 15:02 WIB
Penumpang-Lingga1.gif Promo PKP
Calon penumpang di Pelabuhan Jagoh Lingga yang gagal berangkat. (Foto: Bayu)

BATAMTODAY.COM, Dabosingkep - Sejumlah kapal tujuan Batam dan Tanjungpinang dari Pelabuhan Jagoh Lingga gagal berangkat akibat tingginya gelombang dan angin kencang.

Kapal Fery rute Tanjung Buton, Lingga-Sri Bintan Pura, Tanjungpinang dan Jagoh, Lingga-Telaga Punggur, Batam gagal berangkat akibat cuaca yang cukup ekstrim.

Salah satu agen tiket di Pelabuhan Tanjung Buton, Sulastri mengatakan, awalnya MV Lintas Kepri yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Buton sudah berangkat hingga ke Pelabuhan Jagoh, Singkep Barat. Setibanya di Pelabuhan Jagoh, pihak Syahbandar tidak mengizinkan kapal tersebut untuk melanjutkan perjalanannya menuju Tanjungpinang. Begitu juga kapal lainnya yakni MV Lingga Permai.

"Sekarang MV Lingga Permai sudah balik lagi ke Pelabuhan Tanjung Buton," ujarnya kepada, Jumat (12/1/18).

Dia mengungkapkan, tidak hanya untuk rute Lingga-Tanjungpinang dan Lingga-Batam saja yang tidak berangkat. Tapi, untuk rute Tanjungpinang-Lingga juga tidak berangkat. "Dari Tanjungpinang juga tidak berangkat ke Daik," kata dia.

Adapun kapal fery yang gagal berangkat melayani rute Lingga-Tanjungpinang yakni, MV Lintas Kepri dan MV Lingga Permai, serta MV Super Jet. Sementara untuk rute Lingga-Batam yaitu MV Sabang Marindo.

"Tadi malam roro tidak berangkat, kemudian pagi ini armada tujuan Tanjungpinang dan Batam juga tidak diizinkan berangkat, karna tinggi gelombang mencapai dua meter," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Yusrizal.

Kapal Rol on Rol off rencananya akan diberangkatkan pada pukul 20.00 wib malam tadi, namun kapal tertunda beberapa jam karna cuaca tidak mendukung untuk melakukan pelayaran, penundaan tersebut berlangsung hingga pagi hari dan hingga siang ini kapal Roro gagal berangkat karna kondisi cuaca belum membaik.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga menyampaikan kepada seluruh Armada maupun masyarakat yang biasa melakukan kegiatan dilaut, agar untuk sementara waktu tidak melakukan pelayaran dulu dilaut, hal ini mengingat tingginya gelombang yang terjadi diwilayah utara Lingga.

"Kita sudah sampaikan kepada semua masyarakat melalui kepolisian juga menghimbau, agar tidak ada yang melakukan aktifitas di bibir pantai maupun laut karna ombak yang cukup tinggi," ujar Yusrizal.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Lingga tinggi gelombang laut mencapai 2,5 meter untuk perairan Kepulauan Riau dengan kecepatan angin mencapai 6-15 knots. Pembatalan keberangkatan ini akan terus dilakukan oleh pihak terkait hingga kondisi cuaca benar-benar membaik.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI