Soal APK Liar, Kesalahan Dua Paslon Gubernur Sama-sama Imbang
Oleh : Habibi
Jum'at | 20-11-2015 | 12:58 WIB
pilkada_langsung.jpg

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Anggota Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang, Furqon mengaku sangat kecewa dengan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Kepri yang tidak dapat mengawasi dan mengontrol pendukungnya.

Pasalnya, hingga hari ini masih ada alat peraga kampanye "haram" yang beredar di Tanjungpinang, padahal sudah jauh hari itu dilarang oleh penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, Furqon mengatakan hendaknya Paslon bertanya dengan hati nurani mereka sendiri tentang bagaimana integritas yang sebenarnya.

"Ini tetap yang disalahkan Paslon, karena mereka tidak bisa mengontrol dan mengawasi pendukung mereka. Kalau alasannya tidak kenal sama Paslon, apa mungkin?" ujar Furqon saat dihubungi, Jumat (20/11/2015).

Kendati demikian, dari hasil penertiban yang telah beberapa kali Panwaslu Tanjungpinang lakukan, kegiatan menyalahi aturan Pemilu di Tanjungpinang, imbang antara Paslon nomor 1 dan 2.

"Terutama masalah alat peraga kampanye (APK), memang keduanya imbang dalam melakukan kesalahan," ujarnya.

Kendati demikian, modus dalam melakukan kesalahan itu berbeda. Pasangan nomor 1 saat ini telah menggunakan stiker, sedangkan Paslon nomor 2 berbentuk baliho.

Furqon mengaku kesal, dengan banyaknya pekerjaan Panwaslu, harus mengurus lagi masalah-masalah yang sebenarnya telah dilarang sejak awal namun dilakukan oleh pendukung Paslon.

"Sekarang tanya pada diri sendiri, siapa yang berintegritas, siapa yang tidak. Mengurus pendukung saja tidak bisa, bagaimana mengurus satu daerah," ujar Furqon.

Kepada pendukung pun Furqon mengimbau agar cerdas, pasalnya kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan dapat berimbas kepada Paslon yang mereka dukung.

Editor: Dodo