Kapolsek Tanjungpinang Timur Janji Tangkap Pembobol Mobil Pejabat BLH
Oleh : Habibi
Senin | 21-09-2015 | 13:00 WIB
akp-norman-tpi-timur.jpg
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Wahyu Norman Hidayat.

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Timur, AKP Wahyu Norman Hidayat SH SIK berjanji bahwa kejadian bobol mobil dengan pecah kaca tidak akan terulang di wilayah hukumnya. Dia mengatakan akan mengusut tuntas kejadian tersebut dan akan memburu pelaku secepat mungkin.

"Hari ini kita langsung bergerak, kita sudah sebar anggota sampai ke Pelabuhan Tanjunguban," ujar Norman saat ditemui di kantornya, Komplek Bintan Centre, Senin (21/9/2015).

Norman mengatakan, masuknya laporan kejadian pembobolan mobil salah satu pejabat di Badan Lingkungan Hidup (BLH), Catry Jintar dengan pecah kaca didepan kantor BLH sekitar pukul 10.00 WIB, merupakan kejadian yang pertama di Tanjungpinang dan naasnya terjadi di Tanjungpinang Timur.

"Ini kejadian pertama, indikasi pelakunya 2 orang menggunakan kendaraan bermotor memukul mobil dengan batu. Kita akan buru teruslah," ujar Norman.

Penindakan pelaku tidak dapat berlangsung cepat dan pihak kepolisian tidak mengetahui wajah dan kendaraan yang digunakan pelaku. Hal itu dikarenakan tidak adanya CCTv dikantor Pemko Tanjungpinang tersebut.

"Makanya kita mengimbau saja, kalau bisa dipasang CCTV di setiap kantor. Terus masyarakat janganlah menaruh barang berharga di mobil dan sebisanya parkir di kawasan yang ada CCTv-nya," ujar Norman.

Sebelumnya, mobil pribadi milik Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Limbah B3 dan Pemulihan Lingkungan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang, Catry Jintar, dibobol maling saat terparkir di depan kantornya, Senin (21/9/2015).


Mobil Toyota Avanza bernomor BP 1585 TC tersebut dibobol dengan cara memecah kaca pintu belakang bagian kanan. Dari kejadian tersebut, mantan sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjungpinang tersebut kehilangan sebuah laptop dan modem. Sementara pelaku pembobolan berhasil kabur setelah membawa barang berharga milik Catry yang ditaksir berharga jutaan rupiah.

Editor: Dodo