Nelayan Lansia di Tanjungpinang Temukan Mortir Aktif, Dikira Besi Tua untuk Dijual
Oleh : Devi Handiani
Kamis | 25-09-2025 | 14:08 WIB
mortir.jpg
Mortir aktif temuan nelayan Tanjungpinang, setelah diamankan Polisi. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Seorang nelayan lanjut usia di Tanjungpinang nyaris menjual mortir aktif karena mengira benda berbahaya itu hanyalah besi tua. Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Jalan Teladan, Gang Gurindam 3, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kamis (25/9/2025), hingga polisi harus turun tangan melakukan pengamanan.

Kejadian bermula ketika Jong Mong (72), warga Jalan Bakar Batu, sedang memasang jaring udang di perairan dekat Pulau Bayan pada Rabu pagi (24/9/2025). Sekitar pukul 11.00 WIB, ia menemukan benda logam sepanjang 38 sentimeter dan seberat 8 kilogram tersangkut di jaringnya. Tanpa curiga, ia membawa pulang benda tersebut.

"Awalnya saya pikir itu cuma besi tua. Mau saya jual, lumayan buat tambahan belanja," kata Jong Mong kepada warga.

Niat sang nelayan urung dilanjutkan setelah anaknya, Lopin (40), merasa curiga dengan bentuk benda tersebut. Setelah menelusuri informasi di internet dan melihat kemiripan dengan proyektil militer, Lopin segera melapor ke Ketua RT serta pihak kepolisian pada Kamis pagi.

Polisi dari Polsek Tanjungpinang Barat bersama personel Polresta Tanjungpinang langsung mendatangi lokasi. Garis polisi dipasang untuk mengamankan area rumah Jong Mong sambil menunggu kedatangan tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Kepri.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Missyamsu Alson, membenarkan penemuan tersebut. "Saat ini mortir masih berada di lokasi dengan penjagaan ketat. Evakuasi akan dilakukan oleh tim Jibom," ujarnya.

Warga sekitar sempat panik saat mengetahui benda itu adalah mortir aktif. Namun, situasi kini berangsur kondusif setelah aparat memastikan area terkendali. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap benda asing, terutama yang ditemukan di laut atau wilayah pesisir.

Editor: Gokli