PKP

Nurdin Sebut Alumni Umrah Generasi Baru yang akan Bangkitkan Poros Maritim Dunia
Oleh : Charles Sitompul
Minggu | 16-09-2018 | 18:32 WIB
nurdin_umrah1.jpg honda-batam
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat memberikan amanah di wisuda dan dies natalis di Umrah Tanjungpinang

BATAMTODAY.COM,Tanjungpinang - Hadiri Wisuda XI dan Dies Natalis ke XI Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanungpinang, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun mengajak mahasiswa yang telah menyadang gelar sarjana dari UMRAH membangkitkan Maritim Kepri sebagai poros Maritim Dunia.

Ilmu yang didapat selama perkuliahan, kata Nurdin hendaknya dapat direalisasikan untuk membangkitkan Kepri sebagai poros maritim dunia.

"Adik-adiklah yang menjadi generasi baru melanjutkan pembangunan Kepri agar segera tercapai tujuannya, menjadi poros maritim dunia, sumbangkan pemikiran dan ilmu yang telah kalian dapatkan,"ujar Nurdin pada wisudawan dan Wisudawati UMRAH,di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Pulau Dompak Tanjungpinang Sabtu (15/9/218).

Pada kesempatan itu, Nurdin juga mengajak semua hadirin yang hadir, agar dapat memanjatkan doa agar UU tentang daerah kepulauan dapat segera terwujud dan disahkan DPR-RI, karena menurutnya UU tersebut menjadi perwujudan daerah dan kekuatan hukum yang sah dan baik bagi daerah Kepulauan ke depannya.

"Ini jalur ekonomi dunia dan menjadi leader ekonom, dengan banyak hal untuk menjadi leader yaitu perubahan regulasi dan undang undang yang mengatur kemaritiman Indonesia," lanjut Nurdin.

Apalagi kata Nurdin, sumber daya dunia ada semua di Indonesia. Artinya ini merupakan potensi yang besar bagi dunia, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat negeri ini. Fakta ini haruslah dapat dimanfaatkan.

"Kalianlah yang bisa menjawab tantangan dan pertanyaan ke depan nantinya, menjadikan negeri ini dengan kemakmuran," tambah Nurdin lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Nurdin juga mengajak para mahasiswa dan mahasiswi untuk menjadi contoh bagi masyarakat sebagai pemberani kebenaran tentang jangan buang sampah sembarangan dan kelola sampah baik dan benar.

Sementara itu, Deputi Bidang Maritim Kementerian Kooordinator Kemaritiman Agung Subandono mengatakan Indonesia merupakan Negara maritim dengan 17.000 pulau yang mana sudah hampir 14.000 telah memiliki nama dan ini yang harus terus dikembangkan. Karna aset Negara harus terakomodir untuk dibangkitkan dalam mewujudkan kekuatan di poros maritim tersebut.

"Dengan perbatasan 10 Negara hanya 2 Negara yang bekerja sama tentang undang undang bersama, sedangkan 8 negara sisanya masih dengan konsentrasi dan untuk kerjasama," kata Agung.

Rektor UMRAH Syafsir Akhlus menyampaikan laporan Dies Natalis XI dan Wisuda Sarjana XI dengan mengangkat tema "Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 dengan Cerdas, Jujur dan Mulia".

"Tahun ini Umrah menerima mahasiswa baru sebanyak 1.357 orang, sehingga keseluruhan mahasiswa UMRAH sebanyak 7.383 orang," kata Syafsir.

Pada 19 Program studi sendiri, sudah terakreditasi B sebanyak 15 Program studi. Pada wisuda kali ini mahasiswa yang mendapat IPK tertinggi ialah Irwanto dari Fakultas Perikanan dan Kelautan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan MoU antara Umrah dengan Pemerintah Provinsi Kepri kemudian MoU antara Umrah dengan Universitas Terbuka.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Asisten Pekonomian Syamsul Bahrum, Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kopinda berserta para tamu undangan lainnya.

Editor: Surya