Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Amir Hakim Minta Gubernur Tidak Revisi SK Penyesuaian TDL Batam
Oleh : Ismail
Rabu | 26-04-2017 | 19:28 WIB
Amir-Hakim-Siregar-4090x192.gif Honda-Batam

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri, Amir Hakim Siregar (Foto: dok.batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri, Amir Hakim Siregar, meminta Gubernur tidak merevisi Surat Keputusan (SK) terkait penyesuaian Tarif Dasar Listrik (TDL) Batam atas desakan sebagian masyarakat Batam yang melakukan demo menentang kenaikan listrik tersebut.

"Jangan hanya karena desakan dengan melakukan aksi demo, Gubernur akan merubah SK yang telah ditetapkannya," kata Amir, Selasa (25/4/2017).

Sebab, pembahasan penyesuaian TDL Batam sudah dilakukan dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Bahkan, melibatkan pemerintah, DPRD, kalangan pengusaha dan komponen lainnya.

Ia juga menerangkan, penyesuaian tarif tersebut juga sudah melalui berbagai kajian dan perhitungan yang matang. Dengan asumsi, jika tidak disesuaikan, maka PLN Batam terancam kolaps karena biaya produksi dan pendapatan tidak sebanding.

"Bagaimana, bila PLN tidak bisa beroperasi dengan ketiadaan biaya, maka akan mempengaruhi semua lini perekonomian dan kehidupan masyarakat di Batam dan sekitarnya. Bahkan hal itu akan merusak citra Batam dan umunya Kepri di mata investor," ujarnya.

Menurutnya, penyesuaian TDL ini masih relatif lebih rendah bila dibandingkan dengan tarif nasional yang berlaku saat ini. Bahkan, daerah Belakang Padang saja tarif listriknya sudah mengikuti tarif nasional. Begitu juga di Kabupaten Karimun, Kota Tanjungpinang dan Bintan sudah sebesar Rp1.400.

"Jadi, jangan karena didemo masyakarat, langsung mau revisi SK. Saya meminta Gubernur untuk tidak merevisi atau merubah SK itu, yang merupakan hasil dari pertimbangan DPRD Kepri," kata Politisi Partai Hanura ini.

Sebelumnya, pada Senin (17/4/2017) lalu, massa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (Ampli) yang melakukan aksi demo menolak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di depan Kantor Wali Kota Batam.

Saat menghadapi massa, Gubernur meminta agar masyarakat bisa memercayakan kepada pemerintah untuk menindaklanjutinya.

"Saya sangat berterima kasih dengan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, terutama tentang persoalan kenaikan tarif listrik. Ini akan menjadi evaluasi kami. Kami mohon percayakan pada kami untuk menindaklanjuti," ungkap Nurdin.

Dia juga mengatakan, dalam waktu dekat ini, ia akan melakukan pembahasan bersama Wali Kota Batam serta pihak terkait lainnya untuk membicarakan persoalan ini.

"Kami akan mengundang tokoh masyarakat untuk ikut agar bisa menyampaikan aspirasi. Karena itu, percayakan pada kami untuk kembali merevisinya," lanjut Nurdin.

Editor: Udin