Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

CMA CGM Otello, Kapal Raksasa Pertama Bersandar di Tanjung Priok
Oleh : Redaksi
Minggu | 23-04-2017 | 12:00 WIB
Kapal_CMA-CGM.jpg Honda-Batam

Kapal CMA CGM Otello raksasa bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Sejarah terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebuah kapal terbesar atau raksasa akhirnya bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT).

 "Saat ini ada kapal kontainer yang raksasa besar sepanjang 334,07 meter. Ini suatu hal yang pertama di Indonesia, yaitu Kapal CMA CGM Otello sedang berada di pelabuhan ini untuk melakukan bongkar muat yang kapasitasnya lebih dari 8.500 TEUs," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutan peresmian penyambutan kedatangan kapal di Dermaga JICT, Jakarta Utara, Minggu (23/4/2017).

Budi berharap Tanjung Priok dapat benar-benar menjadi pelabuhan transshipment. Banyak kapal peti kemas raksasa berkapasitas hingga lebih dari 10 ribu TEUS yang bersandar di Tanjung Priok. Efisiensi biaya pengiriman logistik baik impor maupun ekspor pun diharapkan segera terwujud.

Direktur Utama PT Pelindo II/IPC Elvyn G Masassya mengatakan kapal milik perusahaan Perancis ini memiliki rute langsung Jakarta- West Coast (Los Angeles dan Oakland) dan sebaliknya. Ini bisa mengatasi permasalahan dwelling time yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. "Ini kedatangan kapal ketiga kali sejak 9 April 2017," ujar Elvyn.

Elvyn menjelaskan, setiap pekan akan ada kapal CMA CGM Otello yang bersandar. Kapal ini menempuh 23 hari pelayaran PP Jakarta-West Coast.

Senior Vice President CMA CGM Asia Indonesia Jean-Yves Duval mengatakan bahwa pihaknya mendukung cita-cita Indonesia mengembangkan jaringan maritim. Yaitu dengan menyediakan 17 rangkaian kapal yang tergabung dalam layanan service Java Sea Express (JAX).

"Tonggak bersejarah ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan yang tak ternilai dari Pelindo yang telah bermitra selama lebih dari 20 tahun," ujar dia.

Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Senior Vice President CMA CGM, Duta Besar Perancis, Duta Besar Srilanka, jajaran manajemen JICT dan stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok.

Sumber: Metrotvnews.com

Editor: Surya