Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

DPRD Minta Pemprov Kepri Segera Proses SK PAW Ketua DPRD Bintan
Oleh : Charles Sitompul
Rabu | 25-01-2017 | 17:38 WIB
Dewi-Kumala-Sari-Ansar.gif Honda-Batam

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kepri, Dewi Kumalasari Ansar (Foto: dok.batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Anggota DPRD Kepri, Dewi Kumalasari, meminta Gubernur Provinsi Kepri, segera memproses dan mengeluarkan SK Pergantiaan Antar Waktu (PAW) unsur pimpinan Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi.

"Penetapan proses pengeluaran SK-PAW ini, memang telah melebihi 14 hari SOP proses yang ditetapkan Peraturan Pemerintah. Dan ketika hal ini kami tanya ke provinsi, hingga saat ini dokumen pengajuaan PAW yang kami sampaikan masih di Biro Pemerintahan," sebut Dewi Kumalasari Ansar, pada BATAMTODAY.COM, Rabu (25/1/2017).

Alasan utama yang dikatakan provinsi, kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Kepri ini, adalah mengenai masalah upaya banding yang diajukan Lamen Sarihi, atas putusan NO atau penolakan pemeriksaan gugatan yang diajukan Lamen Sarihi, oleh PN Tanjungpinang, akibat belum ada penyelesiaan dari Mahkamah Partai.

"Sementara, selama ini pihak penggugat atau Lamen Sarihi, tidak pernah mengajukan keberatan atau penyelesaian ke Mahkamah Partai Golkar," ujar Dewi.

Atas hal itu, Dewi menyatakan, agar Pemerintah Provinsi Kepri dapat memproses PAW Pimpinan Kader Part‎ai Golkar itu, sehingga memiliki titik terang dan dasar hukum yang jelas.

"‎Kami berharap, SK PAW ini dapat cepatnya diproses lah," ujarnya.

Kekurangan Administrasi PAW Almarhum Sofyan Syamsir Dilengkapi

Selain itu, Dewi Kumalasari juga menjelaskan, proses PAW mantan Anggota DPRD Kepri, almarhum Sofiyan Samsir, yang digantikan Raja Astagena, saat ini sedang dalam proses. Adanya pengembalian oleh Mendagri, atas kekurangan dokumen administrasi, saat ini sudah dilengkapi.

"‎Sebelumnya memang dikembalikan, karena ada persyaratan administrasi yang belum lengkap, namun oleh calon pengganti sudah dilengkapi. Saat ini, tinggal menunggu proses di Kementeriaan Dalam Negeri, mudah-mudahan secepatnya turun," jelasnya.

Editor: Udin