Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Masyarakat harus Dilibatkan dalam Proses Pembangunan
Oleh : Irawan
Jum'at | 09-12-2016 | 09:02 WIB
OSO_zubair.jpg Honda-Batam

Ketua Dewan Syariah DPP PPP KH Maimun Zuber dan Wakil Ketua MR Oesman Sapta Odang.

BATAMTODAY.COM, Rembang - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang  mengapresiasi pengamatan dan pengalaman KH. Maimun Zuber, pendiri Ponpes Al Anwar III, Sarang Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Menurut OSO, KH. Maimun Zuber yang juga Ketua Dewan Syariah DPP PPP adalah sosok panutan yang patut didengarkan saran dan nasehatnya.

 

Salah satu nasehat KH. Maimun Zuber yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh bangsa Indonesia, menurut OSO adalah sikap kehati-hatian dan mau menjaga bangsa Indonesia. Terutama menjaga kepentingan bangsa dan negara, ditengah serbuan perusahaan asing .

Pernyataan itu disampaikan Oesman Sapta Odang (OSO) usai membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dikalangan Keluarga besar Ponpes Al Anwar III Sarang Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Kamis (8/12/2016).

Menurut Oso dalam kacamata Maimun Zuber, banyak anggota masyarakat yang tidak mendapat bagian apapun dari pengolahan sumber daya alam yang dilakukan oleh perusahaan asing. Padahal, merekalah yang memiliki Indonesia.

"Karena itu ke depan masyarakat sekitar harus dilibatkan sebelum sebuah perusahaan mendirikan usahanya. Masyarakat diajak dialog, agar mereka bisa mendapat keuntungan dari pengolahan sumber daya alam daerahnya", kata OSO menambahkan.

Karena itu, pemerintah wajib mendengar aspirasi dan kepentingan masyarakat. Bukan semata memberi izin dan fasilitas bagi para pengusaha.

Editor: Surya