Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mahasiswa UMRAH Desak Natuna Dijadikan Tujuan KKN Kebangsaan
Oleh : Habibi
Jum'at | 22-07-2016 | 16:22 WIB
KKN-Kebangsaan-2016-pembeka.jpg Honda-Batam

Peserta KKN Kebangsaan 2016 saat mengikuti pembekalan di Tanjungpinang. (Foto: Habibi)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mendesak panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan, khususnya Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun memasukkan Kabupaten Natuna sebagai salah satu kabupaten yang menjadi tujuan mahasiswa untuk KKN.

 

Hal itu sangat beralasan, karena memang narasumber yang memberikan pembekalan selalu menyebutkan Natuna sebagai bahan, selain itu Natuna adalah salah satu wilayah indah yang banyak lokasi Terluar, Terdepan dan Tertinggal atau 3T.

Hal itu dikatakan oleh salah satu peserta dari UMRAH, Aris saat mengajukan pertanyaan kepada narasumber yang terdiri dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Ade Sufandi, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun dan Rektor UMRAH Syafsir Aklus.

Memang mahasiswa sangat menyayangkan dan mengaku kecewa Natuna tidak dimasukkan dalam daftar daerah yang menjadi tujuan mahasiswa KKN Kebangsaan. Selain itu, Natuna sendiri memang daerah asal dari sebagian mahasiswa yang ada di Kepri.

"Kita sedih dan kecewa karena Natuna tidak dimasukkan, ada apa dengan Natuna?" tutur Aris di depan narasumber, Jumat (22/7/2016).

Terkait hal ini mang menurut ketua panitia, Tengku Said Razai, tidak dimasukkan Natuna dan Anambas dalam skema daerah tujuan mahasiswa karena susah nya transfortasi, dan memang ada anjuran dari lementerian yang tidak mengizinkan Natuna dan Anambas dimasukkan.

"Takutnya kalau peserta sakit, transportasi susah, jauh. Anjuran menteri seperti itu, kita memikirkan mahasiswa, mungkin kalau semuanya sudah maksimal, mungkin nanti bisa kita masukkan," ujar Said saat ditemui di Hotel Sunrise Tanjungpinang.

Editor: Dodo