Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Muslim Bidin Keukeuh, Perpeloncoan di SMKN 5 Tidak Ada
Oleh : Irwan Hirzal
Jum'at | 22-07-2016 | 10:26 WIB
mpsl-smk-5-batam.jpg Honda-Batam

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Batam yang berlangsung ala MOS dan menggunakan atribut tertentu, dinilai Kadisdik Batam bukan sebagai ajang perpeloncoan di sekolah tersebut (Foto: dok batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Muslim Bidin, membantah adanya perpeloncoaan di SMKN 5 Sagulung. Meskipun para siswa/siswi mengenakan perlengkapan aneh-aneh dan membawa makanan pokok.

Padahal, jelas dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 18 tahun 2016 disebutkan, dilarang keras sekolah menyuruh siswa baru memakai atribut aneh ataupun membawa perlengkapan kebutuhan makanan pokok.

"Kemarin saya sudah mendatangi sekolah, melihat langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMKN 5. Semua tidak ada masalah, berjalan sesuai aturan," ujar Muslim Bidin, Kamis (21/7/2016).

Baca: MPLS di SMKN 5 Batam Tuai Kontroversi, Siswa Diwajibkan Bawa Produk Tertentu

Bahkan kata Muslim, saat sidak, para siswa baru sedang mengikuti pembinaan latihan baris berbaris yang dilatih oleh TNI. Sehingga pelaksaaan pengenalan lingkungan sekolah SMKN 5 dinilai sudah sesuai prosedur.   

Baca: Permendikbud Tak Dihiraukan, SMKN 5 Batam Tetap Laksanakan MOS

"Saya sudah jumpai Wakil Kepala Sekolah SMKN 5 dan kebetulan waktu saya datang, murid baru sedang mengikuti pembinaan latihan baris berbaris yang dilatih langsung oleh TNI," katanya.

Ia juga membantah kalau kakak kelas atau senior dilingkungan SMKN 5 terlibat langsung dengan turut serta melakukan orientasi kepada murid baru. Muslim mengatakan, para senior itu hanya sekedar membantu panitia mengambil absen.

Baca juga: Soal MPLS di SMKN 5 Batam, Muslim Sebut Belum Langgar Aturan

"Panitia pengenalan sekolah tetap guru. Soal makanan pokok berupa mie instan dan minyak goreng yang dibawa para siswa, mungkin itu buat makan mereka," pungkasnya.

Editor: Udin