Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pancasila Filter Generasi Muda
Oleh : Redaksi
Selasa | 02-06-2015 | 11:44 WIB

Oleh: Herni Susanti

PANCASILA merupakan sebuah kekuatan ide yang berakar dari bumi Indonesia untuk menghadapi nilai-nilai dari luar, sebagai sistem syaraf atau filter terhadap berbagai pengaruh yang datang dari luar. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila akan dapat membangun sistem dalam masyarakat Indonesia, untuk menghadapi ancaman kekuatan yang datang dari luar sekaligus menyeleksi hal-hal baik untuk diserap.

Melalui Pancasila, moral sosial, toleransi, dan kemanusiaan, bahkan juga demokrasi bangsa ini dibentuk. Untuk itu, Pancasila harus bisa bangsa Indonesia telaah secara analitis dengan kekayaan nilainya yang selayaknya digali, diperdalam,lalu dikontekstualisasikan lagi pada perkembangan situasi yang dhadapi karena Pancasila tidak akan memiliki makna tanpa pengamalan.

Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus sadar akan pentingnya menanam dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sehingga pada akhirnya, masyarakat dan bangsa Indonesia dapat menjaga keharmonisan dan kelangsungan hidup bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu dan berkedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila, serta penuh spirit Pancasila untuk mewujudkan bangsa yang sejahtera, adil dan makmur di masa mendatang.

Melalui pemahaman makna Pancasila yang dikembangkan dengan penuh semangat dan keyakinan, maka bangsa Indonesia akan mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya yang serba pluralistik pada era globalisasi seperti sekarang ini. Tetap melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional, sebagaimana yang telah dirintis oleh para pendahulu bangsa Indonesia dan merupakan suatu kewajiban etis dan moral yang harus tetap dilestarikan oleh generasi-generasi berikutnya, sehingga apa pun tantangan yang  akan dihadapi, bangsa Indonesia tidak akan pernah kehilangan jatidirinya sebagai bangsa yang memiliki nilai-nilai peradaban, kebudayaan, dan keluhuran budi.

Penerapan Pendidikan Moral Pancasila

Salah satu bentuk pendidikan yang dapat diterapkan adalah pendidikan moral Pancasila. Pendidikan moral Pancasila dapat dijadikan sebagai dasar dan arahan dalam upaya mengatasi krisis dan disintegrasi yang dihadapi oleh bangsa Indonesia pada era globalisasi sekarang ini. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional. Oleh sebab itu, perlu dipersiapkan lahirnya generasi-generasi yang sadar dan terdidik berdasarkan nilai-nilai moral yang ada pada Pancasila.

Sadar dalam arti generasi yang hati nuraninya selalu merasa terpanggil untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila, terdidik dalam arti generasi yang mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai sarana pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui pendidikan yang lebih menekankan pada nilai-nilai Pancasila, diharapkan hal tersebut akan dapat menjadi solusi yang mampu mengerem dan mengurangi dampak negatif dari globalisasi.

Sehingga kedepannya diharapkan akan tertanam ideologi dan identitas bangsa yang mampu menghasilkan manusia dengan sikap dan perilaku yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berkemanusiaan yang adil dan beradab, mendukung persatuan bangsa Indonesia, mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan individu/golongan, serta mendukung upaya untuk mewujudkan suatu keadilan sosial di dalam masyarakat, sehingga Indonesia ke depannya dapat menjadi negara yang memiliki kepribadian yang baik dan berkarakter.

Selain itu, akan muncul generasi-generasi yang mempunyai ide-ide segar dalam mengembangkan Pancasila. Sehingga dari sinilah diharapkan akan tercipta generasi penerus bangsa yang akan mampu membangun bangsa Indonesia menuju kesejahteraan.

Dalam pergaulan dunia yang kian global, tidak ada alasan untuk bangsa Indonesia menutup diri rapat-rapat dari dunia luar, karena jika hal itu terjadi bisa dipastikan bangsa Indonesia akan tertinggal oleh kemajuan zaman dan kemajuan dari bangsa-bangsa lain. Maka dari itu, yang terpenting adalah bagaimana bangsa dan rakyat Indonesia mampu menyaring agar nilai-nilai kebudayaan yang baik dan sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia saja yang terserap, dengan tetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya sendiri.

Sebaliknya, nilai-nilai budaya yang tidak sesuai apalagi dapat merusak tata nilai budaya nasional bangsa Indonesia harus ditolak dengan tegas. Globalisasi bukan menjadi alasan hancurnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang terkandung di dalam Pancasila. Bahkan sebaliknya, jika di era globalisasi bangsa Indonesia mampu menyelaraskan pengaruh yang datang dari luar dengan tetap mendasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila, maka hal tersebut akan mampu memperkuat jati diri bangsa Indonesia di era yang serba moderen ini. Globalisasi bukan semata-mata menelan budaya Barat secara mentah-mentah, akan tetapi sebaliknya, globalisasi yang berarti hilangnya batas-batas antar negara dapat dijadikan sebagai ajang promosi budaya luhur yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Tantangan pada era globalisasi yang bisa mengancam eksistensi budaya dan kepribadian bangsa Indonesia seperti sekarang ini, harus ditangkal melalui nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sebagai sebuah dasar negara dan ideologi nasional bangsa Indonesia. Meskipun perkembangan zaman berkembang dengan sangat cepat, tetapi perlu diingat bahwa bangsa dan negara Indonesia tidak harus kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang memiliki nilai-nilai peradaban, kebudayaan, dan keluhuran budi yang sebenarnya sudah jelas tergambar dari nilai-nilai luhur Pancasila. Oleh karena itu, tantangannya yang sebenarnya dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam era globalisasi ini adalah menyiapkan secara matang generasi muda penerus bangsa agar arah dari pembangunan Indonesia dapat berjalan dengan baik.

Pancasila Filter Generasi Muda

Pancasila akan mampu menyaring segala pengaruh yang datang dari luar sebagai akibat dari globalisasi, untuk kemudian dipilih mana yang baik dan mana yang buruk yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sehingga apapun tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia tidak akan pernah kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang memiliki nilai-nilai peradaban, kebudayaan, dan keluhuran budi.

Oleh sebab itu, dengan memaknai dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional bangsa Indonesia, diharapkan hal tersebut akan dapat membuat generasi muda dan generasi-generasi selanjutnya menjadi lebih memiliki dan mencintai budaya dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Karena para generasi mudalah yang kelak akan menjadi pemegang kendali kemana arah tujuan bangsa Indonesia kedepannya, sehingga bangsa Indonesia bisa terus berkembang dan dipandang sebagai sebuah negara maju yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.

Karena pada dasarnya Pancasila merupakan sumber nilai, azas, kerangka berpikir,  orientasi dasar,  arah dan tujuan dari suatu perubahan masyarakat Indonesia menuju kemajuan dan kehidupan yang lebih baik. Pancasila perlu disosialisasikan agar benar-benar dipahami oleh masyarakat Indonesia khususnya kaum muda sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern.

Pancasila bukan sekedar simbol persatuan dan kebanggaan bangsa. Tetapi, Pancasila adalah acuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia. *
                                                                          
*) Penulis adalah Pemerhati Masalah Bangsa