Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Terapi 'Feedback Video' untuk Cegah Bayi Kembangkan Autisma
Oleh : Redaksi
Senin | 26-01-2015 | 09:01 WIB
autistic-baby-1024x576.jpg Honda-Batam
Bayi penyandang autistik. (Foto: pbs.org)

BATAMTODAY.COM - ADA kabar baik bagi orang tua untuk mencegah autisma anak. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 22 Januari 2015 di The Lancet Psychiatry telah menemukan terapi yang tepat untuk mencegah autisma.

Terapi itu diberi nama "feedback video", di mana orang tua dan bayi menonton video interaksi mereka bersama. Terapi itu, menurut peneliti mungkin bisa membantu mencegah bayi yang berisiko mengembangkan gangguan autisma.

Studi ini melibatkan 54 keluarga di mana bayi mereka berrisiko menyandang autisma karena memiliki anak autistik sebelumnya. Mereka diminta untuk mengikuti program terapi di mana terapis menggunakan "feedback video" untuk membantu orang tua memahami dan menanggapi gaya komunikasi bayi mereka.

Terapi ini dilakukan selama lima bulan saat bayi berusia 7 - 10 bulan. Tujuan terapi ini adalah untuk meningkatkan perhatian, komunikasi bayi, perkembangan bahasa awal, dan keterlibatan sosial.

Setelah lima bulan, bayi yang mengkuti terapi ini menunjukkan perbaikan dalam perhatian dan perilaku sosial. "Mengikuti terapi ini selama tahun pertama bayi mungkin dapat mencegah munculnya perilaku dan gejala terkait autisma," kata penulis studi Jonathan Green, seorang profesor psikiatri anak dan remaja di University of Manchester, Inggris.

"Anak-anak dengan autisma biasanya menerima perawatan dimulai pada usia 3 sampai 4 tahun. Tapi temuan kami menunjukkan bahwa mencegah risiko awal autisma selama tahun pertama kehidupan dapat mengurangi perkembangan gejala-gejala autisma di kemudian hari," tambahnya. (*)

Sumber: parentsindonesia.com