PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kisah Pemuda Terjun Bebas di Jembatan I Barelang

Arus Deras Persulit Pencarian Jasad Arsenius
Oleh : Hendra Zaimi
Sabtu | 04-06-2011 | 13:26 WIB
jembatan-barelang.jpg honda-batam

Batam, batamtoday - Tim SAR Satuan Pol Air Kepolisian Resor Kota Batam, Rempang dan Galang (Barelang) mengalami sedikit kendala dalam melakukan pencarian jasad Arsenius Lase (19), warga Bida Asri yang terjun bebas dari Jembatan I Barelang karena arus di lokasi pencarian sangat deras.

Demikian diungkapkan Kasat Pol Air, Kompol Teguh Wibowo melalui Kanit Gakum, Iptu Suranto kepada batamtoday, Sabtu, 4 Juni 2011.

"Arus di lokasi pencarian sangat deras, anggota kami bahkan sampai terseret sekitar 1,5 KM dari lokasi," kata Suranto.

Suranto mengatakan, selain melakukan penyelaman di lokasi anggota tim SAR juga melakukan penyelaman sampai ke pulau-pulau sekitar seperti Pulau Akar, Pulau Panjang, Pulau Lance hingga sampai ke Pulau Takong namun belum juga mendapatkan hasil.

Hingga dengan pencarian hari ketiga ini, Lanjut Suranto, setiap awal pencarian tetap dimulai pada titik pertama korban melompat. Pencarian sendiri tidak lepas dari bantuan masyarakat sekitar yang ikut membantu proses pencarian dengan menggunakan perahu-perahu milik mereka.

"Masyarakat sekitar sangat membantu kita selama ini mulai dari kasus pencarian jasad Edi yang terjun bebas di Jembatan V hingga pencarian saat ini," terangnya.

Tim SAR dan masyarakat juga melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu mengitari pulau-pulau yang ada di daerah Barelang untuk menemukan jasad korban sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Diberitakan sebelumnya, Arsenius Lase (19) adalah kisah kedua dari pemuda yang melakukan perbuatan nekad dengan terjun bebas dari Jembatan Barelang yang meruapakan ikon wisata masyarakat Batam. Menurut informasi di lapangan, sebelum melakukan perbuatan nekad itu korban bersama anggota keluarga sebelumnya mengisi waktu libur ke Pantai kampung, Barelang.

Namun karena hujan, mereka memutuskan untuk kembali dan berhenti sejenak di Jembatan I Barelang, dan entah kenapa korban yang saat itu yang masih bertelanjang dada tiba-tiba langsung terjun bebas dari tengah jembatan dan sebelumnya sempat melakukan pemanasan sebelum melompat.

Sebelumnya, pada senin, 30 Mei 2011 sekitar pukul 19.30 WIB, Edi Suhendra (23), warga Galang yang sehari-hari bekerja di dapur arang, memilih terjun bebas dari jembatan lima Barelang karena bertengkar dengan pacarnya Ervina.

Aksi nekad itu berawal saat sepasang kekasih yang sedang mengisi waktu ruang dengan jalan-jalan ke jembatan lima Barelang. Sedang asik pacaran, tiba-tiba ada pesan singkat yang masuk ke handphone Ervina, yang membuat Edi curiga.

Saat ditanyakan ke sang pacar, tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Dia berang hingga terjadi pertengkaran. Edi yang merasa cemburu tidak bisa mengendalikan dirinya, dan langsung terjun bebas dari jembatan. Aksi tersebut sempat dicegah oleh kekasihnya namun terlambat, dia keburu melompat.

Setelah tiga hari melakukan pencarian akhirnya tim SAR dari Satuan Pol Air Polresta Barelang akhirnya berhasil menemukan jasad Edi Suhendra (23), warga Galang yang terjun bebas di Jembatan V Barelang, Rabu, 1 Juni 2011 sekitar pukul 10.30 WIB. Jasad korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup sekitar 50 meter dari lokasi kejadian arah ke Pulau Panjang.