PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Diduga Jatuh dari Lantai 5

Teknisi Hotel Tewas di Lantai Dasar Lift
Oleh : Hendra Zaimi/TN
Sabtu | 21-05-2011 | 13:08 WIB
foto_korban_trinity_hotel.JPG honda-batam

Tubuh korban Nisno, tampak tertelungkup di lantai dasar lift Hotel Triniiti, Sabtu 21 Mei 2011, diduga kuat korban terjatuh dari lantai 5 hotel tersebut.

Batam, batamtoday - Teknisi hotel Triniti di kawasan Seraya, Batu Ampar, Batam, ditemukan tewas di bawah lift lantai dasar diduga terjatuh dari lantai 5 hotel tersebut, Sabtu 21 Mei 2011.

Misno (32), ketika ditemukan dalam posisi tertelungkup, sementara handphone Nokia miliknya dan rokok tertinggal di lantai lima. Diduga kuat Misno jatuh meluncur ke bawah melalui lorong lift, karena posisi tubuh korban sejurus dengan lorong tersebut.

Korban ditemukan teknis lainya, Ateng Suseno dan Afrijoni, setelah membongkar lift secara manual. Ateng dan Afrijoni memutsukan untuk membongkar lift berdasrakan cerita Haris (51), satpam hotel tersebut yang mengatakan sejak pukul 02.00 dini hari korban menghilang, dan sekitar pukul 03.00 terdengar bunyi alarm lift, dan tiba-tiba saja lift tidak bisa berfungsi.

Berdasar keterangan Haris, maka lift pun dibongkar, dan betul saja, di lantai dasar lift ditemukan jasad Misno sudah dalam keadaaan tidak bernyawa lagi.

"Saya dan Misno kena shit malam, dan sejak jam dua pagi dia mengilang entah kemana," kata Haris kepada petugas Tim Identifikasi Polresta Barelang di lobi hotel tersebut.

Sementara Ateng, rekan Misno sesama teknisi kepada petugas mengatakan, memang di lantai 5 itu sering dijadikan tempat istirahat para teknisi. Ateng juga menduga korban terjatuh, namun demikian pihak olah TKP Polresta Barelang masih menyelidiki kemungkina korban meninggal oleh sebab lain.

Pihak Manajemen Hotel Triniti masih enggan memberi keterangan soal meninggalnya salah seorang teknisi mereka, demikian juga dengan pijak Kepolisian.

"Kita belum bisa pastikan penyebab kematian korban, masksud saya, penyebab jatuhnya korban," kata seorang petugas di lokasi kejadian.

Wakapolsek Batu Ampar, AKP Fahroji kepada wartawan mengatakan pihaknya masih menyelidiki sebab-sebab kematian, dan saat ini jenasah korban dibawa ke RSOB untuk keperluan visum.