PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Nenek Senah Berharap Rupiah dari Khasiat Gamat
Oleh : Khoiruddin Nasution
Rabu | 12-03-2014 | 16:36 WIB
nenek_Senah.jpg honda-batam
Nenek Senah saat menawarkan dagangannya. (Foto: Khoiruddin Nasution/BATAMTODAY.COM)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Nenek Senah, 72 tahun, tersenyum sumringah. Senah seakan menyembunyikan giginya yang tinggal beberapa biji itu ketika beberapa tamu undangan pada acara  pemusnahan barang hasil penegahan mendatanginya, di pinggiran Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun (KPPBC TMP B TBK).

Sambil menjelaskan beberapa khasiat minyak gamat (teripang), Senah juga menawarkan gamat yang masih hidup serta gamat yang sudah dikeringkannya. Dari beberapa pengunjung yang rata-rata menggunakan seragam pegawai pemda dan pegawai di instansi vertikal itu, ada yang berminat dan membeli dagangan Senah.

Namun ada juga pengunjung yang 'cuma nanya nanya' dengan dalih telah memiliki selusin botol minyak gamat di rumahnya. Mirisnya, ada juga yang beralasan telah membeli gamat yang masih hidup, tapi tidak sempat memasaknya sehingga gamat yang terbeli itu mati dan membusuk.

Padahal, minyak gamat per botol, gamat hidup per ekor dan gamat kering per bungkusnya itu dijual Senah seharga Rp20 ribu saja. "Begitulah, Nak, dijual segitu saja jarang ada yang beli. Apalagi dijual mahal. Pasti tak laku," keluh Senah kepada BATAMTODAY.COM, Rabu (12/3/2014).

Nenek asal Moro Karimun itu membeli Gamat yang masih hidup dari Pulau Terong, Kota Batam. Profesi itu telah dilakukan sejak dirinya ditinggal mati suaminya bersama tiga anak lelaki dan satu anak perempuan yang masih kecil-kecil.

"Kalau gamat hidup ini dipegang oleh tangan yang kurang tepat, dia akan terputus-putus. Tapi bisa tersambung lagi," ujarnya tersenyum di balik keriput yang tampak berebut menutupi wajahnya.

Menurutnya, khasiat minyak gamat untuk mengobati luka dan luka akibat terkena air panas. Sedangkan gamat hidup untuk mengobati luka dalam, setelah operasi, sakit pinggang dan kena racun.

"Saya berjualan gamat dan minyak gamat ini untuk menghidupi diri sendiri serta membiaya sekolah cucu,"vterangnya sambil sesekali menyeka air yang keluar dari mata kanannya yang sudah rabun. (*)

Editor: Roelan