Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sudah Tujuh Kali Kalah, Moyes Tolak Sebutan Krisis untuk MU
Oleh : Redaksi
Selasa | 21-01-2014 | 11:12 WIB
david-moyes.jpg Honda-Batam
David Moyes. (Foto: BBC)

BATAMTODAY.COM - Manajer Manchester United, David Moyes, menolak mengakui tengah terjadi krisis di skuat yang ia pimpin.

"Krisis adalah bahasa wartawan. Bukan bahasa kami," kata Moyes setelah ditundukkan Chelsea 3-1 di Stamford Bridge, hari Minggu (19/1/2014), kekalahan ketujuh yang dicatat United di Liga Primer musim ini.

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, menyebut kans Chelsea mempertahankan gelar juara sudah habis.

Menurut Mourinho United, sudah tak bisa lagi mengejar ketertinggalan 14 poin dari Arsenal atau 13 poin dari Manchester City.

Moyes sendiri menolak untuk menyerah.

"Saya tidak akan melempar handuk, sampai benar-benar yakin bahwa kami memang tidak bisa lagi juara," tegas Moyes, manajer yang menggantikan Sir Alex Ferguson di akhir musim 2012-2013.

Penurunan prestasi ini terjadi ketika United tersingkir dari ajang Piala FA.

United masih bertahan di Liga Champions Eropa dan di Piala Capital One, yang dianggap satu kelas di bawah Piala FA.

Di babak semifinal Piala Liga, United berhadapan dengan Sunderland. Di laga pertama di kandang Sunderland United kalah 1-2.

Semifinal lain diisi Manchester City dan West Ham United, dengan City berada di atas angin setelah menang telak 6-0 do pertandingan pertama.

Di tengah suasana sulit yang menimpa United, salah satu yang masih membesarkan hati Moyes adalah dukungan penuh para penonton di Old Trafford, setidaknya untuk saat ini.

Sumber: BBC