Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Usut Dugaan Suap, Gebrak Beri Dukungan terhadap Kejari Batam
Oleh : Gokli
Sabtu | 07-12-2013 | 15:11 WIB
suap.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Dugaan suap sebanyak Rp200 juta yang melibatkan anggota DPRD dan Dinas Pendidikan, yang lagi ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, mendapat dukungan dari LSM Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak). Namun, Kejari Batam diminta untuk serius supaya kasus ini bisa terungkap secara terang-benderang.

"Ini momen penting bagi Kejari Batam di akhir tahun 2013 ini, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Batam. Kami akan tetap kawal prosesnya, sampai semua masyarakat tahu kebenarannya," tegas Uba Ingan Sigalingging, Ketua LSM Gebrak, saat dimintai tanggapannya, Sabtu (7/12/2013) siang.

Dugaan suap itu, lanjutnya, sudah menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, kepercayaan masyarakat sudah minim terhadap penegakan hukum lantaran terkesan dibiarkan lama.

Tak hanya dugaan suap Rp200 juta, kata Uba, Kejari Batam juga harus mengusut adanya penyimpangan penggunaan APBD di setiap dinas Pemko Batam. Bukan tak mungkin, hal yang sama juga terjadi di dinas lain.

"Kalau Kejari Batam tak ada keseriusan, kami pasti akan laporkan ke Komisi Kejaksaan," ujar dia.

Sementara itu, Kapala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam, Nuni Triyana, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait untuk dimintai keterangan, dalam hal ini Disdik dan beberapa anggota DPRD Batam.

"Pak Yahya Sekretaris Disdik Batam dan beberapa orang lainnya sudah dimintai keterangan," kata Nuni, kemarin.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan data dari keterangan. Dalam artian belum ada yang menjadi tersangka.

Editor: Dodo