Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

KLa Project Rilis Album 'Greatest Hits' dengan Kemasan Istimewa
Oleh : Redaksi
Rabu | 31-07-2013 | 14:58 WIB
kla project.jpg Honda-Batam
KLa Project. (Foto: viva.co.id)

JAKARTA - KLa Project kembali mengeluarkan rilisan sebagai penanda eksistensi mereka yang sudah mencapai 25 tahun. Setelah mengumumkan persiapan sejumlah konser, kini vokalis Katon Bagaskara, gitaris Romulo Radjadin dan kibordis Adi Adrian merilis album Greatest Hits dengan kemasan istimewa menyerupai kayu.

Berformat album ganda yang berisi 24 lagu, album kumpulan lagu terbaik ini sengaja dirilis pihak Trinity bersama KLa Corporation dalam rangka apresiasi terhadap grup musik yang mengawali karier mereka dengan ragam musik pop elektronik tersebut. Selain itu, ada pula upaya untuk meregenerasi pendengar.

Mengenai keputusan untuk merilis album Greatest Hits dengan kemasan mewah, Johan Oerip Widjaja selaku Direktur Utama KLa Corporation berkata: "Di Amerika Serikat dan Inggris, banyak musisi yang diperlakukan terhormat oleh perusahaan rekaman mereka, dengan merilis album kumpulan lagu terbaik minimal dua tahun sekali. KLa Project baru merilis lima album the best selama mereka berkarier di musik."

"Untuk itulah KLa Corporation dan Trinity bahu membahu mempersembahkan album ini dengan kemasan elegan. Desain sampul album juga dibuat secara eksklusif dengan menghadirkan tulisan hieroglif yang adalah inisial dari tiga personel KLa Project," lanjut Johan, dikutip dari Rolling Stone, Rabu (31/7/2013).

Sementara itu, soal lagu-lagu yang tercantum pada album mayoritas merupakan produksi Trinity, yang dulu masih dengan bendera Prosound, dan sebanyak lima lagu adalah produksi KLa Corporation. Lima lagu tersebut yaitu "Hidup adalah Pilihan", "Tak Ingin Kuberalih", "Cinta (Bukan) Hanya Kata", "Yogyakarta", dan "Someday".

Lagu-lagu yang tercantum pada album Greatest Hits ini diambil dari sembilan album KLa Project yang pernah dirilis di masa lampau, mulai dari album perdana bertajuk KLa (1989) hingga Exellentia (2010).

Sumber: Rolling Stone