Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tips Agar Kue Tak Hancur Saat Pengiriman
Oleh : Redaksi
Senin | 29-07-2013 | 15:44 WIB
paket-kue-lebaran-0.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAM - Kue juga bisa jadi bingkisan Lebaran yang cantik. Tak perlu dalam jumlah banyak, namun rasanya yang lezat dan kemasan yang cantik memberi kesan spesial bagi si penerima. Supaya kue kiriman Anda sampai dalam keadaan rapi, kemaslah dengan cermat.

Mengirimkan hantaran Lebaran bisa menjadi sarana silaturahmi. Bisa dikirim sendiri atau diantar dengan jasa kurir. Agar kue tetap utuh dan tidak mudah rusak, mengemasnya perlu hati-hati. Ini dia caranya, seperti direkomendasikan situs Love and Olive Oil.

1. Jenis kue yang tepat

Pilihlah kue yang memiliki tekstur agak keras dan renyah agar kue bisa lebih tahan lama. Kue kering yang agak lembut dan mengandung air tak disarankan, karena kelembabannya bisa membuat kue mudah hancur. Contohnya adalah kue dengan lapisan gula dan cokelat leleh.

2. Kue yang segar

Usahakan agar waktu membuat kue dan waktu pengirimannya tak berselang terlalu jauh. Olah bahan, panggang dan dinginkan kue beberapa saat sebelum dikemas dan dikirimkan. Dengan begitu, kuenya akan tiba dalam keadaan yang masih segar.

3. Kemas dengan baik

Gunakan stoples tahan udara agar kue tak mudah melempem. Kalau menggunakan stoples plastik mika, pastikan jika sekelilingnya telah direkatkan dengan isolasi bening. Alternatif lain, Anda bisa mengemasnya dalam plastik bening, kemudian dilipat dan diikat, baru dimasukkan ke dalam kotak. Saat menata kue, pastikan kuenya ditata rapat-rapat dan tak ada yang renggang.

4. Bungkus dengan rapat

Siapkan kotak atau dus berukuran lebih besar untuk membungkus stoples kue. Di bagian sisinya diberi ganjalan styrofoam agar lebih rapat. Kalau tidak tersedia, gunakan kertas koran yang diremas membentuk bulatan. Gunakan juga styrofoam ataupun kertas koran untuk menjadi pembatas antar toples. Pastikan jika sudah tak ada bagian yang renggang.

Sumber: food.detik.com