Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kehebatan Kurma Bagi Kesehatan
Oleh : Dodo
Kamis | 11-07-2013 | 11:23 WIB

BATAM - Ketika berbuka puasa, kita dianjurkan mengkonsumsi makanan mengandung gula atau manis. Ini dilakukan untuk menormalkan kembali kadar gula dalam darah yang akan diolah menjadi energi dan cadangan energi.

Salah satu makanan yang dianjurkan adalah kurma. Kurma merupakan makanan manis terbaik yang dapat mengatur proses pencernaan. Cara mengkonsumsinya beragam, mulai dari mencampurnya dengan susu, dibuat menjadi yoghurt, atau dikonsumsi dengan roti.

Namun, di balik ketenarannya, buah berbentuk oval ini ternyata memiliki banyak manfaat luar biasa bagi tubuh. Apa saja? Berikut sederet khasiat kurma bagi kesehatan.

Sembelit
Kurma kerap dikategorikan sebagai makanan pencahar. Inilah sebabnya mengapa kurma memiliki manfaat baik kalau dikonsumsi oleh penderita sembelit. Agar berfungsi baik sebagai obat pencahar, kurma harus direndam dengan air matang selama semalaman. Kemudian di pagi hari, Anda dapat memakan sekaligus meminum airnya. Ini karena, kurma tinggi serat larut. Dengan demikian, saluran pencernaan sehat, gejala sembelit pun hilang.

Tulang sehat dan gigi kuat
Kurma menjadi makanan super untuk memperkuat tulang dan melawan penyakit osteoporosis dini karena mengandung mineral. Bukan hanya itu, kurma juga mengandung selenium, mangan, magnesium, dan tembaga yang merupakan bagian integral dari pertumbuhan tulang sehat, dan gigi kuat. Dengan kata lain, kurma sangat baik dikonsumsi oleh orang lanjut usia dan mereka yang memiliki pengeroposan tulang meski masih muda.

Gangguan usus
Kandunan nikotin dalam kurma dianggap bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam gangguan usus. Mengonsumsi kurma dalam jumlah moderat dan rutin dapat menghambat pertumbuhan organisme atau bakteri jahat dalam tubuh. Serat larut dan asam amino dalam kurma juga dapat merangsang pencernaan agar makanan dapat lebih mudah diserap.

Anemia
Selain dapat menghambat osteoporosis, kurma juga dapat menjadi suplemen zat besi karena mengandung 0,90 milligram atau 100 gram per buah (sekitar 11 persen AKG). Mereka yang mengeluhkan kekurangan zat besi, lelah, dan lesu, dapat mengonsumsi buah ini. Ini karena besi menjadi komponen hemoglobin dalam sel darah merah dan menentukan kapasitas oksigen pembawa darah.

Alergi
Ini adalah salah satu manfaat kurma: dapat mengurangi reaksi alergi. Hal ini karena, buah kuno yang telah ada sejak abad ke-5 sebelum Masehi ini mengandung sulfur organik. Sebuah penelitian mengungkap, senyawa sulfur organik berdampak positif pada sekitar 23 juta orang di Amerika yang menderita alergi musiman.

Energi
Inilah alasan mengapa Anda harus mengonsumsi kurma ketika berbuka puasa. Pasalnya kurma kaya akan glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Sebagai makanan ringan, sekitar setengah jam usai makan kurma, energi dalam tubuh segera terbentuk. Bahkan kurma dapat menjadi camilan sehat di sore hari, terutama ketika Anda sedang merasa lesu.

Bagus untuk saraf dan otak
Ada nutrisi atau vitamin yang menjadikan kurma sebagai dorongan ideal terbaik bagi kesehatan dan fungsi saraf. Kalium dalam kurma merupakan bahan utama untuk meningkatkan sistem saraf yang lebih responsif dan sehat. Alhasil, aktivitas otak dapat meningkat, dapat berpikir cepat, serta menjaga fokus.

Sumber: viva.co.id