Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Disiplin dan Profesionalisme Menjadi Kunci Sukses Seorang Wiharjo
Oleh : Arjo
Kamis | 14-03-2013 | 20:01 WIB
Wiharjo-Kepala-Sekolah-SMKN-1-Bintan-1.jpg Honda-Batam
Drs Wiharjo, Kepala SMK Negeri 1 Bintan.

"Walaupun Bintan hanya sebuah pulau, namun tingkat dan mutu pendidikan harus menjadi rujukan bagi sekolah lain di luar Bintan. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi. Kalau tidak berawal dari para guru yang berkualitas, mana mungkin siswa berkualitas," Drs Wiharjo, Kepala SMK Negeri 1 Bintan.


TANJUNGUBAN, batamtoday
- Drs Wiharjo, Kepala SMK Negeri 1 Bintan, selalu mengedepankan disiplin dalam menjalankan profesinya sebagai pendidik. Dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari, Wiharjo bahkan berprinsip, bahwa disiplin dan profesionalisme akan membawa sukses.

"Barang siapa yang disiplin dan profesional, maka ia akan mencapai sukses," ujar Wiharjo dalam perbincangan dengan batamtoday.com di Tanjunguban, belum lama ini.

Dengan prinsipnya yang begitu teguh pad disiplin dan profesionalisme, tak mengherankan jika Kepala Sekolah SMKN 1 Bintan ini bisa melanglang buana ke berbagai negara, diantaranya Jerman dan Balanda. Dua negara yang syarat dengan teknologi itu pernah ia kunjungi dan sempat menimba ilmu di sana melalui berbagai seminar dan pelatihan.

"Saya terkesan dengan orang Jerman, mereka sangat disiplin. Dan dalam berpenampilan, mereka juga sangat profesional. Sangat berbeda dengan orang kita di Bintan," ujarnya mengenang kesan yang dia dapat di Jerman.

Dengan mengedepankan disiplin dan profesionalitas dalam memimpin SMK Negeri 1 Bintan, Wiharjo berhasil menorehkan rekor gemilang. SMKN 1 Bintan menjadi satu-satunya sekolah di Bintan yang mengantongi ISO 9001-2008.

"SMK Negeri 1 Bintan di Tanjunguban adalah satu-satunya SMKN yang mengantongi sertifikasi manajemen mutu tingkat internasional. Kalau kita ada kemauan, pasti kita bisa," ujarnya berfalsafah.

Ia tidak berhenti hanya di SMKN 1 Bintan, ia juga selalu mengajak sekolah lain untuk berpandangan jauh ke depan, supaya sekolah di Bintan menjadi rujukan bagi sekolah lain dan menjadi percontohan kualitas bagi sekolah di luar Bintan.

"Walaupun Bintan hanya sebuah pulau, namun tingkat dan mutu pendidikan harus menjadi rujukan bagi sekolah lain di luar Bintan. Kalau bukan kita yang memulai, siapa lagi. Kalau tidak berawal dari para guru yang berkualitas, mana mungkin siswa berkualitas," begitu Wiharjo berpesan.

Editor: Dodo