Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mendagri Serahkan data DP4 ke KPU
Oleh : si
Kamis | 07-02-2013 | 16:47 WIB
gamawan-fauzi.jpg Honda-Batam

PKP Developer


Mendagri Gamawan fauzi

JAKARTA, batamtoday - Pemerintah, melalui Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri, menyerahkan data Daftar Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Penyerahan data tersebut dilakukan serentak di 33 provinsi dan 491 kabupaten-kota kepada seluruh KPU daerah.

"DP4 merupakan database secara keseluruhan yang akurasinya sudah ditingkatkan secara maksimal," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi di Jakarta, Kamis (7/2/2013).

Data DP4 dari Kemendagri sebanyak 190 juta jiwa, sementara data warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri sebanyak 2.213.605 jiwa.

Dari data sebanyak 190 juta jiwa itu, Kemendagri telah melakukan sejumlah proses penyempurnaan dan pembersihan data ganda untuk akurasi data DP4 guna keperluan Pemilihan Umum 2014.

Mendagri telah meminta bupati dan walikota untuk menyempurnakan data melalui dinas pencatatan sipil agar data yang didapat benar-benar data terbaru.

Selain itu, Kemendagri juga meminimalisir data ganda melalui rekam data kartu identitas penduduk elektronik (e-KTP), yang perekamannya telah mencapai 175 juta penduduk.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri ( Kemlu) melakukan pencatatan data WNI yang terdaftar di 130 kantor perwakilan RI di luar negeri.

Wakil Menlu Wardhana menyatakan data yang dihimpun Kemlu tersebut akurat.

"Kami menyadari akurasi ini merupakan faktor pendukung bagi suksesnya pelaksanaan pemilu di Tanah Air," kata Wardhana.

Kemlu mengakui masih banyak WNI yang belum terdaftar atau mendaftar di kantor perwakilan RI di luar negeri.

Oleh sebab itu, Kemlu akan menerapkan sejumlah program sosialisasi agar WNI yang belum terdaftar dapat menggunakan hak konstitusional mereka pada Pemilu.

"Itu akan menjadi tantangan tersendiri agar WNI yang tercatat di data DP4 dapat menggunakan hak pilih mereka," ujar Wardhana yang datang mewakili Menlu Marty Natalegawa.

Ketua KPU RI Husni Kamil Manik mengapresiasi pendataan tersebut yang nantinya akan digunakan untuk menyusun data Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Kami mempunyai waktu satu bulan untuk memastikan draft DPS yang akan kami turunkan," kata Husni.