PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Aida Berharap DPD RI Segera Dukung Pembentukan Empat DOB di Kepri
Oleh : si
Rabu | 16-01-2013 | 17:13 WIB
Aida_Ismeth_abdullah1.jpg honda-batam

Senator Aida Z Ismeth, Anggota DPD RI Provinsi Kepri

JAKARTA, batamtoday - Senator Aida Z Ismeth berharap DPD RI dapat segera mendukung proses pemekaran wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).


Sebab, usulan pembentukan empat daerah otonom baru (DOB) tingkat kabupaten tersebut sudah memenuhi syarat untuk terpisah dari daerah induknya.

"Maka kami harapkan DPD RI dapat mendukung proses pemekaran beberapa wilayah tersebut," kata Aida dalam laporan kegiatan di daerah, Anggota DPD RI Provinsi Kepri pada 17 Desember-13 Januari 2013.

Menurutnya, pelaksanaan otonomi daerah membawa konsekuensi adanya pemekaran wilayah guna peningkatan kesejahteraan rakyat dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, spirit yang ditanamkan dalam setiap perluasan wilayah adalah menumbuhkan pusat-pusat kegiatan ekonomi baru.

"Pertumbuhan ini sejalan dengan potensi yang dimiliki daerah tersebut, baik yang bersumber dari kekayaan alam, maupun yang berupa sumber-sumber daya lainnya, seperti kemajuan industri, pariwisata dan sebagainya. Sehingga pemekaran wilayah patut diapresiasi," katanya.

Adapun usulan pembentukan daerah otonom baru itu, yakni pembentukan Kabupaten Kundur di Karimun, Kabupaten Bintan utara di Kabuaten Bintan, serta Kabupaten Natuna Barat dan Natuna Selatan di Natuna. 

Usulan pembentukan Kabupaten Kundur, lanjutnya, Pemprov Kepri sudah menandatangani surat usulan pemekaran Kabupaten Kundur ke Menteri Dalam Negeri. "Secara administrasi, Kabupaten Kundur sudah memenuhi syarat, dilihat dari jumlah penduduk dan persyaratan pemekaran lainnya," ungkap Aida.

Sedangkan usulan pemekaran Kabupaten Bintan dimekarkan lagi menjadi Kabupaten Bintan Utara, katanya, memiliki rentang kendali pemerintahan terbilang sangat jauh. Saat ini, Bintan sudah memiliki 10 kecamatan sehingga layak dimekarkan menjadi satu kabupaten lagi.

"Studi kelayakan bintan utara telah dilakukan oleh Jusuf Kalla School of Government bekerjasama dengan PT Sinergi Visi Utama dan Bappeda Kabupaten Bintan," katanya.

Sementara untuk pemekaran di Kabupaten Natuna yang diusulkan dipecah lagi menjadi Kabupaten Natuna Barat dan Natuna Selatan memiliki wilayah yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya sehingga layak untuk dimekarkan.  "Natuna sebagai wilayah yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, sudah sangat layak dimekarkan," kata istri Ismeth Abdullah, mantan Gubernur Kepri ini.

Kabupaten Natuna Barat nantinya akan memiliki wilayah Kecamatan Bunguran Barat, Bunguran Utara, Pulau Laut, Pulau 3, Wasubi dan Pulau  Tiga Laut. Sedangkan Natuna Selatan, wilayahnya terdiri dari Kecamatan Midai, Subi, Serasan dan Serasan Timur.