Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Badai Narelle Mengintai Batam
Oleh : ali/dd
Kamis | 10-01-2013 | 13:56 WIB
badai.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAM, batamtoday - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim memprediksikan badai Narelle yang membentuk angin kencang, hujan petir dan puting beliung akan bertahan sampai akhir awal Februari 2013 mendatang.

"Akhir Februari atau awal Maret badai ini baru hilang," ujar Philip Mustamu, Kepala Stasiun BMKG Hang Nadim, Kamis (10/1/2013).

Dijelaskannya, fenomena badai tersebut berawal terbentuknya pemanasan suhu muka laut lebih dari rata-rata. Anomali suhu laut yang terjadi lebih dari satu hingga dua derajat.

"Anomali menyebabkan terjadi penguapan yang membentuk awan konpektif dan awam tebal berwarna hitam pekat atau biasa dsebut awan comulunimbus," terangnya.

Akibatnya, awan tersebut menimbulkan hujan deras, petir yang disertai angin kencang hingga terjadi pusaran puting beliung.

"Potensi badai seperti ini masih tinggi di bulan Januari," ucapnya kembali.

Melalui mesin deteksi BMKG bandara Hang Nadim, bahwa diperkirakan cuaca di Batam pada pagi hari akan terjadi cerah berawan, siang dan malam akan terjadi berawan dengan kecamatan angin 5 - 35 km/jam, tinggi gelombang minimal 7 maksimal 25, dengan arah angin (S) kecepatan angin  25 cm/s.

"Adanya depresi yang merupakan tahapan punah dari siklon tropis Sonamu di Laut China Selatan menyebabkan angin di udara lapisan atas Kepulauan Riau bertiup kencang dan kelembaban udara rendah," pungkasnya.