Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

M Firdaus Ahli 'Mendandani' Jemaah Haji Indonesia Over Bagasi
Oleh : Saibansah
Jum\'at | 19-06-2026 | 15:28 WIB
Firduas.jpg Honda-Batam
Petugas Linjam Bandara Peltu M Firdaus (tengah) bersama rekannya Abdurrohim, M. Musa Abdul. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)

BATAMTODAY.COM, Madinah - Gerakannya sat-set, lincah dan cepat. Tangannya ligat memilah baju baju gamis oleh-oleh jemaah haji Indonesia yang over bagasi. Setelah dipilih dan disesuaikan ukurannya, petugas Linjam (Perlindungan Jemaah) Daker (Daerah Kerja) Bandara itu pun langsung memakaikan baju gamis tersebut ke tubuh jemaah pria. Berlapis-lapis. "Kadang sampai sembilan atau sepuluh lapis," ujarnya.

Petugas Linjam Bandara itu bernama Peltu M. Firdaus. Perawakannya yang ramping dan murah senyum, membuat hati jemaah jadi tenang setelah tertolak masuk security check keberangkatan internasional di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah.

"Kadang kami bawa jemaah haji kita ke pojokan ruang tunggu, agar bisa lebih banyak lagi memakai baju baju gamis untuk oleh-oleh keluarga mereka di Indonesia," ujar M. Firdaus kepada Pemimpin Redaksi BATAMTODAY.COM, Saibansah Dardani yang sedang bertugas menjadi Petugas MCH (Media Center Haji) Daker Madinah, usai 'mendandani' jemaah haji asal Madura Jawa Timur, Kamis (18/6/2026).

"Saya memang 'dandani' jemaah haji kita agar barang-barang bawaan mereka bisa lolos pemeriksaan di keberangkatan internasional, khususnya penumpang Saudi Airlines," tambah ayah tiga anak yang sehari-hari bertugas di Mabes TNI itu.

Ditambahkannya, memang pemeriksaan barang bawaan penumpang maskapai Saudi Airlines lebih ketat dibandingkan dengan penumpang maskapai Garuda Indonesia. "Kalau penumpang Garuda, kemarin ada yang bawa rice cooker, lolos," ungkapnya.

Sebagai petugas Linjam yang fokus tugasnya melindungi jemaah haji Indonesia, bagi M. Firdaus membantu jemaah bisa membawa pulang oleh-oleh yang mereka beli di Tanah Suci untuk keluarganya di Indonesia, adalah suatu kebanggaan tersendiri.

Apalagi, saat setelah lolos melewati pemeriksaan di ruang keberangkatan internasional, mereka melambaikan tangan dan menyampaikan terimakasih. "Ada kebanggaan tersendiri saat mereka melambaikan tangan, menyampaikan terimakasih," ungkap Peltu yang baru pertama kali menjadi Petugas PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi itu.

Terkadang, agak lucu juga melihat ibu-ibu sampai memakai baju berlapis-lapis sampai sepuluh lembar. Dari yang tadinya bertubuh ramping, mendadak jadi gendut. Akhirnya, M. Firdaus dan jemaah tersebut sama-sama tertawa melihat perubahan tubuh yang tiba-tiba 'gembrot' itu.

"Ada yang juga malu malu pakai baju berlapis-lapis, tapi karena demi rasa cintanya kepada keluarga di Indonesia, akhirnya mereka pun mau juga memakainya. Bahkan, ada baju yang diikatkan di perut dan dikalungkan di leher, pokoknya yang penting lolos pemeriksaan di ruang keberangkatan internasional, nanti setelah naik pesawat, baru diatur lagi," papar M. Firdaus dalam perbincangan santai dengan BATAMTODAY.COM di Bandara Madinah.

Editor: Gokli