Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BP Batam Usulkan Program Strategis 2027, Fokus Perluasan KPBPB hingga Pembangunan Infrastruktur
Oleh : Redaksi/Alex
Kamis | 18-06-2026 | 13:08 WIB
rdp-bp-komVI.jpg Honda-Batam
Rapat Dengar Pendapat (RDP) BP Batam bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengusulkan penguatan sejumlah program strategis pada Tahun Anggaran 2027 guna mempercepat pengembangan kawasan dan meningkatkan daya saing Batam sebagai pusat investasi nasional. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan penguatan program strategis tersebut akan dilakukan melalui rekomposisi pagu anggaran yang difokuskan untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi, peningkatan layanan investasi, serta pembangunan infrastruktur pendukung.

Beberapa program prioritas yang diusulkan meliputi pengembangan kawasan strategis, perluasan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, penyelenggaraan Operator Investasi Pemerintah (OIP), peningkatan kualitas pelayanan perizinan, hingga pembangunan infrastruktur pelabuhan, bandara, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Menurut Amsakar, langkah tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan investasi yang terus meningkat di Batam. "Kami akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan perizinan, serta memastikan seluruh program strategis berjalan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat," ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor utama dalam menjaga daya saing Batam sebagai salah satu tujuan investasi unggulan di Indonesia. Oleh karena itu, BP Batam terus mendorong percepatan pembangunan berbagai fasilitas pendukung guna mengakomodasi kebutuhan investor dan pelaku usaha.

Selain itu, BP Batam juga berupaya memperkuat pelayanan publik melalui penyederhanaan proses perizinan yang selama ini menjadi salah satu fokus pembenahan lembaga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif dan kondusif.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi terhadap kinerja BP Batam sepanjang 2025 hingga Triwulan I 2026. Menurutnya, tata kelola BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Andre juga menyoroti keberhasilan BP Batam dalam mengoptimalkan pendapatan yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk mendukung pembangunan tanpa bergantung pada tambahan anggaran dari APBN.

"Pengelolaan anggaran dan kinerja BP Batam saat ini patut mendapat apresiasi. BP Batam mampu menunjukkan tata kelola yang baik dengan mengoptimalkan PNBP untuk mendukung pembangunan kawasan. Ini menjadi contoh bagi badan atau lembaga lainnya dan kami berharap Batam bisa terus maju menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional," kata Andre.

Amsakar menambahkan bahwa meningkatnya realisasi investasi dalam beberapa tahun terakhir menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan investor terhadap Batam. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan BP Batam, terutama dalam penyederhanaan layanan perizinan dan penguatan infrastruktur kawasan.

"Capaian investasi yang terus meningkat menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin kuat. Hal ini sejalan dengan berbagai upaya BP Batam dalam melakukan pembenahan, khususnya pada sektor simplifikasi perizinan," ujarnya.

Dengan dukungan Komisi VI DPR RI, BP Batam optimistis program strategis yang diusulkan pada 2027 dapat memperkuat posisi Batam sebagai pusat investasi, perdagangan, dan industri yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Gokli