Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Turnamen KSquare Series Panaskan Atmosfer Jelang FIBA 3X3 World Challenge 2026 di Batam
Oleh : Aldy
Senin | 15-06-2026 | 15:08 WIB
3x3.jpg Honda-Batam
Ketua Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, saat menghadiri Turnamen KSquare Series, Minggu (14/6/2026). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam menggelar turnamen 3X3 KSquare Series sebagai ajang pemanasan sekaligus sosialisasi menjelang penyelenggaraan FIBA 3X3 Women Series dan FIBA 3X3 World Challenge 2026 yang akan berlangsung di Batam pada 23-26 Juli mendatang.

Kompetisi yang berlangsung di KSquare Batam sejak 9 hingga 14 Juni 2026 itu diikuti puluhan tim dari berbagai klub basket di Batam. Turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya Perbasi memperkenalkan format basket 3X3 kepada masyarakat sekaligus membangun antusiasme publik menjelang kejuaraan dunia yang akan menghadirkan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara.

Ketua Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda komunitas yang sengaja digelar untuk mempromosikan kejuaraan dunia basket 3X3 yang akan berlangsung di kawasan Engku Putri, Batam. "Ini kegiatan community event yang dilaksanakan Perbasi Kota Batam untuk mempromosikan kejuaraan dunia bola basket 3X3 yang akan berlangsung di Engku Putri bulan depan. Kami ingin memancing antusiasme masyarakat, para pemain, dan juga penonton agar hadir menyaksikan pertandingan kelas dunia nanti," ujar Suhadi di sela pertandingan, Minggu (14/6/2026).

Menurut Suhadi, penyelenggaraan FIBA 3X3 di Batam merupakan kesempatan istimewa bagi masyarakat Kepulauan Riau untuk menyaksikan langsung aksi para atlet basket elite dunia tanpa harus bepergian ke luar negeri.

Ia berharap perkembangan basket 3X3 di Batam dan Kepulauan Riau dapat semakin meningkat setelah perhelatan internasional tersebut berlangsung.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Batam, Junico, menyebutkan turnamen KSquare Series diikuti oleh 14 klub anggota Perbasi Kota Batam dengan total 79 tim yang bertanding di berbagai kategori usia dan kelompok pertandingan. "Kurang lebih ada 300 peserta yang ikut. Turnamen sudah berjalan sejak Selasa dan hari ini merupakan hari terakhir," kata Junico.

Menurutnya, kehadiran FIBA 3X3 Women Series dan World Challenge menjadi momentum penting untuk memperkenalkan cabang basket 3X3 yang saat ini berkembang pesat di tingkat internasional. "Kami ingin membangun antusiasme terhadap basket 3X3. Harapannya ke depan Batam maupun Kepri bisa melahirkan atlet-atlet 3X3 yang mampu mewakili daerah di tingkat nasional," ujarnya.

Basket 3X3 merupakan format permainan yang dimainkan oleh tiga pemain dalam satu tim di setengah lapangan. Permainan ini dikenal lebih cepat, dinamis, dan atraktif dibandingkan basket konvensional. Popularitasnya terus meningkat sejak resmi dipertandingkan dalam Olimpiade.

Pada akhir Juli mendatang, Batam akan menjadi tuan rumah salah satu ajang basket 3X3 terbesar di kawasan Asia. Sebanyak 32 negara dijadwalkan ambil bagian dalam rangkaian FIBA 3X3 Women Series dan FIBA 3X3 World Challenge 2026.

Suhadi mengungkapkan sejumlah tim unggulan dunia telah memastikan partisipasinya, termasuk tim putri juara dunia asal Belanda dan tim putra juara dunia dari China. "Kami mengajak seluruh masyarakat Batam dan Kepulauan Riau untuk datang dan meramaikan pertandingan. Ini kesempatan menyaksikan pertandingan basket kelas dunia dari dekat," katanya.

Selain menjadi ajang olahraga internasional, penyelenggaraan FIBA 3X3 di Batam juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Kehadiran atlet, ofisial, dan wisatawan dari puluhan negara diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.

"Harapan kami, ini akan berdampak luas, baik dari segi olahraga maupun kunjungan wisatawan ke Batam dan Kepri," pungkas Suhadi.

Editor: Gokli