Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BP Batam dan Koarmada I Perkuat Sinergi Keamanan Pelabuhan, Dorong Pemanfaatan AI untuk Mitigasi Risiko
Oleh : Redaksi/Alex RS
Minggu | 14-06-2026 | 08:35 WIB
1406_BP-Batam-dan-Koarmada-I.jpg Honda-Batam
BP Batam bersama Komando Armada (Koarmada) I membahas penguatan sistem keamanan pelabuhan melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). (Foto: Humas BP Batam)

BATAMTODAY.COM, Batam - BP Batam bersama Komando Armada (Koarmada) I membahas penguatan sistem keamanan pelabuhan melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta pengembangan manajemen risiko terintegrasi dalam mendukung sektor maritim Batam yang semakin kompetitif.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala Staf Komando Armada (Kaskoarmada) I Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, kepada Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Jumat (12/6).

Selain menjadi ajang silaturahmi antarinstansi, pertemuan itu juga membahas sejumlah isu strategis terkait keamanan pelabuhan, pengelolaan risiko, serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan efektivitas pengawasan kawasan perairan Batam.

Ariastuty Sirait mengatakan, kolaborasi antara BP Batam dan Koarmada I menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi pengelolaan risiko di wilayah pelabuhan dan perairan Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Menurutnya, penerapan teknologi AI berpotensi meningkatkan kemampuan analisis risiko secara real-time, mulai dari deteksi potensi ancaman keamanan, pemantauan kepadatan lalu lintas kapal, pengawasan aktivitas ilegal di laut, hingga prediksi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi operasional pelabuhan.

"Batam memiliki posisi yang sangat strategis dalam jalur perdagangan dunia. Penerapan teknologi, penguatan manajemen risiko, dan kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Batam di tingkat global," ujar Ariastuty.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas implementasi standar keamanan internasional, termasuk kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, sebagai langkah menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap pelabuhan-pelabuhan yang beroperasi di Batam.

Selain itu, diskusi turut menyoroti berbagai aspek pengelolaan risiko operasional pelabuhan, seperti mitigasi kemacetan logistik, peningkatan keselamatan pelayaran pada jalur pelayaran padat, hingga penguatan sistem keamanan siber guna melindungi data dan informasi strategis sektor maritim.

Ariastuty berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama dalam pengelolaan pelabuhan yang modern, aman, dan berdaya saing.

"Pertemuan ini kita harapkan dapat menjadi langkah awal untuk memaksimalkan pengelolaan pelabuhan sebagai salah satu bagian penting bagi sektor maritim Batam. Melalui kolaborasi yang baik, BP Batam dan Koarmada I dapat bersama-sama mendukung kemajuan ekosistem maritim yang modern," tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Komandan Detasemen Markas Koarmada I, Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Direktur Rumah Sakit BP Batam, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, serta jajaran Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

Editor: Surya