Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenpar Raih Best Booth Design di SITF 2026, Perkuat Promosi Wisata Indonesia di Korea Selatan
Oleh : Redaksi
Rabu | 10-06-2026 | 13:28 WIB
Best-Booth-Design.jpg Honda-Batam
Kemenpar meraih penghargaan Best Booth Design pada ajang Seoul International Travel Fair (SITF) 2026, salah satu bursa pariwisata terbesar di Asia Timur yang diikuti 41 negara dan menarik lebih dari 400.000 pengunjung. (Kemenpar)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berhasil meraih penghargaan Best Booth Design pada ajang Seoul International Travel Fair (SITF) 2026, salah satu bursa pariwisata terbesar di Asia Timur yang diikuti 41 negara dan menarik lebih dari 400.000 pengunjung.

Penghargaan tersebut menjadi capaian strategis dalam upaya memperkuat promosi pariwisata Indonesia, khususnya di pasar Korea Selatan yang saat ini menjadi salah satu penyumbang wisatawan mancanegara terbesar bagi Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan efektivitas strategi promosi Indonesia di pasar Korea Selatan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif.

"Pada 2025, kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Indonesia mencapai 496.862 kunjungan atau naik 13,97 persen dibanding tahun sebelumnya. Tren positif ini berlanjut pada April 2026 dengan pertumbuhan 16,75 persen," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dalam pameran tersebut, Indonesia mengusung kampanye "Go Beyond Ordinary" dengan melibatkan delapan pelaku industri pariwisata yang mewakili berbagai destinasi unggulan, seperti Bali, Lombok, Labuan Bajo, Flores, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, serta Batam.

Promosi difokuskan pada segmen wisata yang diminati wisatawan Korea Selatan, meliputi wisata kebugaran (wellness tourism), wisata mewah (luxury tourism), wisata bahari (marine tourism), dan wisata gastronomi.

Ni Made menyebut Bali masih menjadi destinasi paling diminati wisatawan Korea Selatan, disusul Labuan Bajo dan Manado. Selama pameran berlangsung, desain Paviliun Wonderful Indonesia juga mendapat respons positif dari pengunjung karena menampilkan identitas budaya Indonesia secara kuat dan menarik.

Selain itu, Indonesia Coffee Corner menjadi salah satu daya tarik utama. Stand ini menyajikan berbagai kopi nusantara, seperti Kopi Gayo, Kopi Toraja, dan Kopi Mandailing, yang memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung terhadap kekayaan rasa dan budaya Indonesia.

Tidak hanya kegiatan consumer selling (B2C), SITF 2026 juga menghadirkan travel mart (B2B) yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dan Korea Selatan untuk menjajaki kerja sama bisnis serta pengembangan pasar.

Selama penyelenggaraan pada 4-7 Juni 2026, Indonesia mencatat potensi kunjungan wisatawan (potential pax) sebanyak 4.970 orang dengan estimasi nilai transaksi mencapai Rp 144 miliar. "Korea Selatan merupakan pasar prioritas. Melalui SITF 2026, kami terus mempromosikan berbagai produk unggulan Indonesia. Penghargaan ini memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia," kata Ni Made.

Partisipasi Indonesia dalam ajang tersebut diharapkan memperkuat posisi Wonderful Indonesia, memperluas kerja sama industri pariwisata kedua negara, serta mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Korea Selatan ke berbagai destinasi di Indonesia.

Editor: Gokli